Senin, Juni 1, 2026

Hemat Gas-Hidup Sehat, Warga Jaktim Sambut Septic Tank Komunal Biogas

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Munjirin, meninjau langsung pembangunan septic tank komunal berbasis teknologi tepat guna di tiga titik lokasi di wilayah Jakarta Timur.

Tiga lokasi yang dikunjungi Munjirin yakni, Rusunami Bidara Cina di Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara; Jalan H. Said RT 002 RW 01, Kelurahan Rambutan, Kecamatan Ciracas; serta Jalan Delta RT 004 RW 08, Kelurahan Pekayon, Kecamatan Pasar Rebo.

Dari ketiga titik tersebut, sebanyak 782 kepala keluarga (KK) diperkirakan akan merasakan manfaat dari fasilitas sanitasi ini.

Baca Juga :  Warga Pertanyakan Pembongkaran Trotoar di Cilandak, Diduga Bikin Akses Tanpa Izin

Pembangunan septic tank komunal dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), serta partisipasi aktif masyarakat.

“Pembangunan fasilitas ini ditargetkan rampung pada akhir Agustus 2025. Dengan begitu, pemanfaatan gas hasil olahan kotoran manusia dapat mulai dirasakan warga pada pertengahan September mendatang,” ujar Munjirin, Kamis (21/8/2025).

Ia menambahkan, selain meningkatkan kebersihan lingkungan, teknologi biogas ini juga memberikan dampak positif bagi kondisi ekonomi warga.

Baca Juga :  Kerja Bakti di Waduk Lebak Bulus, Pemkot Jaksel Kerahkan 665 Personel Gabungan

“Dari warga kita tampung, lalu akan disalurkan kembali ke warga. Manfaatnya, selain meningkatkan kebersihan lingkungan, juga membantu perekonomian masyarakat karena bisa menghemat biaya pembelian gas,” ujarnya.

Munjirin juga menekankan bahwa pemanfaatan biogas dari septic tank komunal dapat membantu mengurangi polusi udara yang biasanya dihasilkan oleh sistem pembuangan konvensional.

Ia menyebut program ini sebagai bagian dari dukungan terhadap pengembangan energi terbarukan.

Baca Juga :  Wali Kota Jaktim Ajak Emak-emak Majelis Taklim Jaga Kampung

“Kotoran manusia, seperti yang sudah dimanfaatkan di negara-negara maju, adalah potensi energi yang tidak akan habis dan harus bisa dikelola untuk dimanfaatkan kembali sebagai kehidupan yang higienis,” paparnya.

Salah satu warga RW 08 Kelurahan Pekayon, Sucipto, mengaku senang dan menyambut baik pembangunan septic tank komunal ini.

”Kami senang ini manusiawi dan membantu kita untuk terus hidup higienis. Terima kasih Pak Wali Kota,” ungkapnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...