Sabtu, Oktober 17, 2026

Hemat Gas-Hidup Sehat, Warga Jaktim Sambut Septic Tank Komunal Biogas

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Munjirin, meninjau langsung pembangunan septic tank komunal berbasis teknologi tepat guna di tiga titik lokasi di wilayah Jakarta Timur.

Tiga lokasi yang dikunjungi Munjirin yakni, Rusunami Bidara Cina di Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara; Jalan H. Said RT 002 RW 01, Kelurahan Rambutan, Kecamatan Ciracas; serta Jalan Delta RT 004 RW 08, Kelurahan Pekayon, Kecamatan Pasar Rebo.

Dari ketiga titik tersebut, sebanyak 782 kepala keluarga (KK) diperkirakan akan merasakan manfaat dari fasilitas sanitasi ini.

Baca Juga :  Coffee Morning Dewan Kota Jaksel, Bahas Peningkatan Mutu Pendidikan dan Beri Santunan Yatim

Pembangunan septic tank komunal dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), serta partisipasi aktif masyarakat.

“Pembangunan fasilitas ini ditargetkan rampung pada akhir Agustus 2025. Dengan begitu, pemanfaatan gas hasil olahan kotoran manusia dapat mulai dirasakan warga pada pertengahan September mendatang,” ujar Munjirin, Kamis (21/8/2025).

Ia menambahkan, selain meningkatkan kebersihan lingkungan, teknologi biogas ini juga memberikan dampak positif bagi kondisi ekonomi warga.

Baca Juga :  Banjir Pejaten Timur Surut, Lurah Kerahkan Pasukan Gabungan Gercep Bersihkan Lumpur dan Sampah

“Dari warga kita tampung, lalu akan disalurkan kembali ke warga. Manfaatnya, selain meningkatkan kebersihan lingkungan, juga membantu perekonomian masyarakat karena bisa menghemat biaya pembelian gas,” ujarnya.

Munjirin juga menekankan bahwa pemanfaatan biogas dari septic tank komunal dapat membantu mengurangi polusi udara yang biasanya dihasilkan oleh sistem pembuangan konvensional.

Ia menyebut program ini sebagai bagian dari dukungan terhadap pengembangan energi terbarukan.

Baca Juga :  Pemkot Jaktim Segera Bangun Septic Tank Komunal Penghasil Biogas, Perdana Tiga Lokasi Ini

“Kotoran manusia, seperti yang sudah dimanfaatkan di negara-negara maju, adalah potensi energi yang tidak akan habis dan harus bisa dikelola untuk dimanfaatkan kembali sebagai kehidupan yang higienis,” paparnya.

Salah satu warga RW 08 Kelurahan Pekayon, Sucipto, mengaku senang dan menyambut baik pembangunan septic tank komunal ini.

”Kami senang ini manusiawi dan membantu kita untuk terus hidup higienis. Terima kasih Pak Wali Kota,” ungkapnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

BGN Buka Suara soal Penemuan Mayat di Dapur MBG

Aliansi.co,Jakarta- Badan Gizi Nasional (BGN) buka suara soal penemuan mayat yang dikaitkan dengan dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu disampaikan BGN menyusul beredarnya informasi...

Mutasi Besar-besaran Polri, Wakabaintelkam-Kakorlantas hingga Kapolda Berganti

Aliansi.co, Jakarta – Polri kembali melakukan mutasi besar-besaran terhadap 199 personel yang terdiri dari perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Sejumlah jabatan strategis mulai...

Polri Gerebek Dua Kampung Narkoba Legendaris Jakarta, 24 Orang Diamankan

Aliansi.co, Jakarta- Polri menggerebek dua kampung legendaris yang terkenal sebagai basis peredaran narkoba di Jakarta, yakni Kampung Ambon, Jakarta Barat, dan Kampung Boncos, Jumat...

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...