Senin, Oktober 26, 2026

Rekrut 264 Petugas Sampah, Dinas LH DKI Berikan Upah Rp 174 Ribu per Hari

WIB

Aliansi.co, Jakarta – Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta membuka rekrutmen 264 petugas penanganan sampah melalui program padat karya untuk periode November–Desember 2026.

Peserta yang lolos seleksi akan menerima upah sebesar Rp174.748 per hari atau sekitar Rp175 ribu.

Pendaftaran dibuka pada 23–25 Oktober 2026 melalui laman resmi Jakarta.go.id.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dudi Gardesi, mengatakan program padat karya ini bertujuan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus memperkuat penanganan sampah di Ibu Kota.

“Program padat karya membuka kesempatan bagi warga untuk memperoleh penghasilan sekaligus terlibat langsung dalam penanganan sampah. Kami berharap program ini memberikan manfaat ekonomi dan mendukung pengelolaan sampah yang lebih baik di Jakarta,” ujar Dudi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (25/10/2026).

Baca Juga :  Terkumpul Rp 8,5 Miliar, Bulan Dana PMI Jaksel Resmi Ditutup, Panitia Juga Bubar

Sebanyak 264 lowongan tersebut terdiri atas 139 petugas pemilah sampah organik dan anorganik, 25 tenaga pendukung (helper) RDF Plant, serta 100 petugas pengangkat sampah.

Penempatan dilakukan di wilayah kota administrasi dan Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu dengan mempertimbangkan domisili peserta.

Program ini terbuka bagi laki-laki dan perempuan yang memiliki KTP DKI Jakarta.

Dinas LH DKI Jakarta memprioritaskan masyarakat yang masuk kelompok desil 1–5, yakni kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan relatif lebih rendah.

Baca Juga :  Bongkar Muat Sampah di TPU Jeruk Purut Disorot, Dinas LH Diminta Bertindak

Pelamar juga tidak diwajibkan memiliki ijazah atau kualifikasi pendidikan formal tertentu.

“Program ini terbuka bagi masyarakat dari berbagai latar belakang pendidikan. Kami memberikan prioritas kepada warga dalam kelompok desil 1–5 agar kesempatan kerja ini dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” kata Dudi.

Peserta yang dinyatakan lolos seleksi akan bekerja selama dua bulan, yakni November hingga Desember 2026, dengan durasi 20 hari kerja setiap bulan.

Upah yang diberikan sebesar Rp174.748 per hari.

Dalam pelaksanaannya, petugas pemilah sampah organik dan anorganik bertugas membantu pengemudi gerobak motor (Germor) mengangkut sampah dari titik pengumpulan ke tempat penampungan sementara (TPS).

Baca Juga :  Musim Kemarau, Wali Kota Jaksel Instruksikan Sudin SDA Keruk Kali dan Saluran

Mereka juga membantu menyiapkan material untuk mesin pembubur, membuat lubang biopori, serta mendukung proses pengomposan.

Sementara itu, tenaga pendukung RDF Plant akan membantu pengolahan sampah menjadi refuse-derived fuel (RDF), yaitu bahan bakar alternatif yang dihasilkan dari sampah.

Adapun petugas pengangkat sampah bertanggung jawab memuat sampah ke kendaraan pengangkut dan memastikan sampah tidak tercecer selama proses pengangkutan.

“Kami berharap keterlibatan masyarakat dapat mendukung kelancaran penanganan sampah sehari-hari, sekaligus menjaga kebersihan lingkungan permukiman dan ruang publik di Ibu Kota,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Operasi Patuh 2026 Dimulai, Sasaran Razia Kendaraan yang Lawan Arus

Aliansi.co, Jakarta – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menjadikan pelanggaran melawan arus sebagai salah satu sasaran utama dalam Operasi Patuh 2026 yang digelar serentak...

Noverizky Tri Putra Pimpin LBH Ilumni FH Unpar

Aliansi.co, Jakarta- Noverizky Tri Putra dipercaya menjabat Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ilumni Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), menggantikan Yopi Gunawan. Dalam kepemimpinan...

Kapolri Ungkap Keterlibatan Pihak Asing di Balik Karhutla 

Aliansi.co, Jakarta – Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengungkap adanya dugaan keterlibatan pihak asing dalam sejumlah kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Dari...

Marak Penipuan Online, Ini Arahan Kapolri Jenderal Suyudi

Aliansi.co, Jakarta – Maraknya berbagai modus penipuan online mendorong Polri mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan berperan aktif menjaga keamanan di ruang digital. Kapolri Jenderal Polisi...

BGN Buka Suara soal Penemuan Mayat di Dapur MBG

Aliansi.co,Jakarta- Badan Gizi Nasional (BGN) buka suara soal penemuan mayat yang dikaitkan dengan dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu disampaikan BGN menyusul beredarnya informasi...