Senin, November 2, 2026

Pramono Klaim Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tembus Rp249,3 Triliun

WIB

Aliansi.co, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengklaim realisasi investasi di Jakarta mencapai Rp249,3 triliun sepanjang Januari-September 2026.

Capaian tersebut menjadi yang tertinggi secara nasional dengan kontribusi sekitar 16,2 persen terhadap total investasi Indonesia.

Hal itu disampaikan Pramono dalam acara High Tea Reception East Ventures x Jakarta City Government di Balairung, Balai Kota Jakarta, Senin (2/11/2026).

Pramono mengatakan, Jakarta memiliki fondasi ekonomi yang kuat untuk terus berkembang sebagai pusat bisnis dan investasi.

Baca Juga :  Khawatir Banyak Berubah, Pimpinan Komisi DPRD Diingatkan Kawal Pembahasan Raperda APBD 2023

Hal itu terlihat dari pertumbuhan ekonomi Jakarta pada triwulan II 2026 yang mencapai 5,52 persen, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,29 persen.

Selain itu, Jakarta menyumbang sekitar 16,32 persen terhadap perekonomian Indonesia.

“Kinerja ekonomi Jakarta masih kuat. Hal ini terbukti dari pertumbuhan ekonomi triwulan II tahun 2026, yakni 5,52 persen, di atas nasional 5,29 persen. Kemudian kontribusi terhadap perekonomian Indonesia yang sekitar 16,32 persen,” ujar Pramono.

Baca Juga :  Pemkot Jaksel Larang Pegawai Buang Sampah Sembarangan, Berlaku Mulai Besok

Menurutnya, peningkatan investasi tidak semata-mata diukur dari besarnya nilai modal yang masuk.

Investasi juga harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama melalui penciptaan lapangan kerja, transfer teknologi, serta penguatan kapasitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Karena itu, Pemprov DKI Jakarta membuka peluang investasi di sejumlah sektor strategis.

Di antaranya transportasi terintegrasi, pengembangan kawasan berorientasi transit atau Transit Oriented Development (TOD), pengelolaan air dan sampah, ketahanan pesisir, kendaraan listrik, kesehatan, pariwisata, hingga infrastruktur digital.

Baca Juga :  Respon PO Duta Wisata terkait Penyebab Bus Masuk Jurang di Guci Tegal: Jangan Berspekulasi Sendiri

“Fokusnya bukan hanya besar nilainya. Peluang investasi Jakarta sangat luas, mulai dari transportasi terintegrasi, kawasan berorientasi transit, air dan sampah, ketahanan pesisir, kendaraan listrik, kesehatan, pariwisata, hingga infrastruktur digital,” ungkapnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Naik KRL dari Tanjung Priok, Ratusan Polisi Gerebek Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta – Ratusan personel gabungan dari Polda Metro Jaya dan Mabes Polri menggerebek kawasan Kampung Bahari, Jakarta Utara, Minggu (1/11/2026) pagi. Dalam operasi tersebut,...

Operasi Patuh 2026 Dimulai, Sasaran Razia Kendaraan yang Lawan Arus

Aliansi.co, Jakarta – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menjadikan pelanggaran melawan arus sebagai salah satu sasaran utama dalam Operasi Patuh 2026 yang digelar serentak...

Noverizky Tri Putra Pimpin LBH Ilumni FH Unpar

Aliansi.co, Jakarta- Noverizky Tri Putra dipercaya menjabat Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ilumni Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), menggantikan Yopi Gunawan. Dalam kepemimpinan...

Kapolri Ungkap Keterlibatan Pihak Asing di Balik Karhutla 

Aliansi.co, Jakarta – Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengungkap adanya dugaan keterlibatan pihak asing dalam sejumlah kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Dari...

Marak Penipuan Online, Ini Arahan Kapolri Jenderal Suyudi

Aliansi.co, Jakarta – Maraknya berbagai modus penipuan online mendorong Polri mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan berperan aktif menjaga keamanan di ruang digital. Kapolri Jenderal Polisi...