Sabtu, Oktober 3, 2026

Respon PO Duta Wisata terkait Penyebab Bus Masuk Jurang di Guci Tegal: Jangan Berspekulasi Sendiri

WIB

Aliansi.co, Jakarta– Perusahaan Otobus (PO) Duta Wisata angkat bicara terkait peristiwa bus wisata yang terjun masuk jurang di kawasan Guci, Tegal, jawa Tengah, pada Minggu (7/5/2023).

PO yang beralamat di Jalan Daan Mogot, Tangerang ini meminta publik tidak berspekulasi dan menyebar berita hoax tentang kronologis penyebab musibah armada mliknya.

Hal itu disampaikan melalui akun instagram perusahaan @dutawisata_official.

Baca Juga :  Tekan Polusi Udara, Sudin LH Jaksel Semprot Water Mist dari Rasuna Said hingga Mampang

“Mohon tidak menyebarkan kronologi berita hoax/berita palsu mengenai salah satu unit armada kami yang sedang mengalami musibah di Jawa Tengah hari ini 07/05/2023),” tulisnya dikutip, Senin (8/5/2023).

Tangkapan layar akun Instagram PO Duta Wisata

PO Duta Wisata menyebut saat ini seluruh pihak terkait sedang melakukan penanganan dan proses investigasi lebih lanjut.

Perusahaan memohon doa publik agar investigasi yang tengah dilakukan berjalan lancar.

“Semuanya sedang dalam penanganan dan proses investigasi lebih lanjut, mohon doanya semoga semuanya bisa berjalan dengan baik terima kasih,” tulis akun tersebut.

Baca Juga :  Iming-iming Loker di Pasar Minggu Jaksel, Pelamar Malah Dipaksa Bayar Rp1,3 Juta, Polisi Turun

Selain itu, PO Duta Wisata meminta untuk tidak berspekulasi terkait penyebab jatuhnya bus tersebut.

“Jadi sekali lagi di mohon untuk tidak  menyebarkan berita simpang siur tentang penyebab jatuhnya salah satu armada kami di daerah jawa tengah,” tulisnya.

“Tolong tidak berspekulasi sendiri dan biarkan petugas yang berwenang untuk mengurus semuanya terima kasih.” sambungnya.

Baca Juga :  Jamin Daging ASUH, Jaksel Terjunkan Ratusan Petugas Pemeriksa Hewan Kurban

Peristiwa jatuhnya bus wisata karena anak kecil melepas rem bus beredar luas di media sosial.

Kapolres Tegal AKBP Mochammad Sajarod Zakun menanggapi kabar tersebut.

“Untuk saat ini terkait informasi tersebut (red, anak-anak main rem tangan) sedang kami dalami, apakah betul atau tidak,” katanya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...