Rabu, Mei 20, 2026

Bunuh dan Mutilasi Bosnya, Husen Simpan Dendam Sejak Kecil Dipukuli Sang Ayah

WIB

Aliansi.co, Semarang- Muhammad Husein (28), pelaku utama pembunuhan dan mutilasi pemilik depot air isi ulang di Jalan Mulawarman, Semarang, memiliki kisah kelam dengan keluarganya.

Bahkan, Husen mengaku menyimpan dendam dengan sang ayah yang saat ini tinggal di Banjarnegara, Jawa Tengah.

Sejak lulus SMK, anak ke-6 dari 8 bersaudara ini menjalani hidup dengan merantau.

Itu karena hubungannya dengan sang ayah yang tidak akur sejak usianya menginjak remaja.

“Ibu sudah meninggal dunia. Kalau ayah masih ada, tapi sudah lama tidak akur. Saya jarang komunikasi sama ayah,” ungkap Husen, dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi pelat merah, dilansir pada Kamis (11/5/2023).

Baca Juga :  Bareng Usut Kasus Penyerangan Mapolres Jeneponto, Petinggi TNI-Polri Tuai Pujian

Husein mengaku hingga kini masih dendam dengan ayahnya.

Kemarahan Husen dilatarbelakangi perlakuan kasar sang ayah terhadap dirinya.

Ia menyebut sang ayah juga tidak pernah peduli dengan dirinya meski berada di rumah.

“Sampai sekarang saya masih marah sama ayah. Sudah tidak pernah kontak. Sudah dua tahun lebih tidak kontak. Tiap saya merantau tidak ada keluarga yang menanyakan kabar. Padahal kalau saya di rumah dan yang lain merantau, saya disuruh untuk menanyakan kabar mereka,” jelasnya.

Baca Juga :  KPK Tetapkan Kadis PUPR Tersangka Penerima Suap Kasus Korupsi Gubernur Papua Lukas Enembe

Bahkan Husen masih teringat dengan perlakukan ayahnya ketika ia masih SMP.

Husen mengaku saat itu dirinya dipukul pada bagian kepala hingga mengalami luka dan terpaksa harus dijahit.

Padahal, menurutnya ia hanya melakukan kesalahan layaknya seorang anak kecil.

“Ya nakalnya hanya nakal seorang anak kecil. Seperti pulang magrib setelah main sepak bola dan waktu itu sudah mandi, tapi dikiranya habis mencari belut di sawah, dan tidak mandi, langsung saya dipukul,” kata Husen.

Baca Juga :  Surat Telegram Kapolri, 55 Pati Polri Dirotasi dan 6 Kapolda Diganti

“Itu kejadiannya pas saya masih SMP kelas 1, sekitar umur 11 tahun. Saya dipukul sampai cacat fisik sebelah kiri. Jari tangan kanan ini tidak bisa gerak lagi karena saraf-nya kena dan kaki saya juga kena,” beber Husen.

Husen merupakan pelaku tunggal pembunuhan pemiliik depot air isi ulang, Irwan Hutagalung (53).

Selain dibunuh dengan menggunakan linggis, Husen juga memutilasi bosnya hidup-hidup.

Kini Husen telah ditahan di Mapolrestabes Semarang guna mempertanggungjawabkan aksi kejahatannya. (*)

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...