Sabtu, Oktober 3, 2026

Jaring Anggota Berintegritas dan Profesional, Bawaslu di 29 Provinsi Serempak Gelar CAT

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Sebanyak 1.354 peserta mengikuti tes tertulis berbasis komputer atau ‘Computers Assisted Test’ (CAT) dalam proses seleksi calon anggota di 29 Bawaslu Provinsi.

Anggota Bawaslu Puadi mengatakan tes berbasis komputer untuk menjaring anggota Bawaslu yang berintegritas dan profesional.

“Saya berharap dalam tahapannya (CAT) agar tidak memiliki pengetahuan saja, tetapi kita mendapat anggota Bawaslu Provinsi yang berintegritas dan profesional,” katanya dalam keterangan tertulisnya yang diterima, Senin (22/5/2023).

Baca Juga :  Jokowi Wanti-wanti Pemicu Konflik Pemilu 2024: Jangan Percayai yang Namanya Hoaks

Puadi menjelaskan tes tertulis dengan menggunakan CAT ini dilakukan secara serentak di 29 Provinsi.

Ini merupakan satu amanah dari Pasal 95 UU 7/2017, Bawaslu membentuk Bawaslu Provinsi yang kemudian kewenangan ini dimandatkan kepada tim seleksi (timsel) Bawaslu DKI sebagaimana diamanahkan pasal 124.

“Ini adalah salah satu rangkaian dari proses seleksi Bawaslu Provinsi,” katanya.

Baca Juga :  Dicap Pembangkang, PDIP Singgung Etika Politik Gibran untuk Kembalikan KTA

Ketua Timsel Calon Anggota Bawaslu DKI Jakarta Didik Suhariyanto menuturkan, tes tertulis ini merupakan tahapan proses seleksi dari Bawaslu RI yang kemudian ditindaklanjuti timsel DKI Jakarta.

“Tahapan awal seleksi administrasi sudah dilalui, sudah lolos semua dengan total peserta 54 orang. Mudah-mudahan tahapan kali ini lancar,” harapnya.

Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN Suharmen mengungkapkan sebanyak pelaksanaan CAT ini diikuti oleh 1.354 orang di 29 titik lokasi.

Baca Juga :  Waspada, Bawaslu Temukan 94.956 Pemilih di Bawah Umur

Dia menegaskan hasil seleksi CAT ini langsung bisa diketahui oleh Bawaslu dan peserta setelah pelaksanaan CAT selesai.

Suharmen menambahkan sistem seleksi dengan menggunakan CAT ini, materi soal diacak oleh sistem.

Hal tersebut untuk meminimalisir terjadinya tukar jawaban antar peserta.

“Kalau duduknya bersebelahan dan bisa lirik kiri kanan, kami bisa pastikan materi soalnya tidak sama,” terangnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...