Sabtu, Juli 4, 2026

Terkuak Puluhan Kucing di Sunter Mati Kejang-kejang, Ini Penyebabnya

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Penyebab kematian puluhan kucing di RW 05 Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara terkuak.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Petanian (KPKP) DKI Jakarta Suharini Eliawati mengatakan dari hasil penyelidikan tidak ditemukan adanya kandungan racun di dalam lambung kucing seperti yang dilaporkan.

Namun, penyebab kematian kucing diduga kuat karena kekurangan nutrisi.

“Di dalam lambungnya kosong. Jadi saat sekarang ini terjadi malnutrisi. Jadi lambungnya kosong, ditemukan ada janinnya,” kata Suharini Eliawati, kemarin (15/7/2023).

Baca Juga :  Ikuti Saran MUI, Pemkot Jaksel Belah Kepala Ikan Sapu-Sapu Sebelum Dikubur

Suharini mengatakan, dari hasil mikroskopik juga tidak menunjukkan kerusakan dalam tubuh kucing.

Kucing-kucing tersebut dalam kondisi normal tanpa adanya jat kimia yang mengandung racun di dalam tubuhnya.

“Bisa jadi malnutrisi, namun kita investigasi bersama. Kami Pemprov DKI Jakarta dan Balai Besar Veteriner Subang supaya kalau terjadi infeksi virus saat sekarang ini akan dilakukan penelitian ulang,” katanya.

Suharini juga menyampaikan selain mengecek kondisi kucing, pihaknya juga mencari informasi dari beberapa warga.

Baca Juga :  Heru Budi Cek Sembako Paketan Rp 100 Ribu Jualan Dinas KPKP DKI

Menurut warga kucing-kucing tersebut meninggal setelah kejang-kejang, namun dari mulutnya tidak mengeluarkan busa.

“Kayak di manusia itu kurang gizi, hanya dikasih makan, meski binatang tapi ada gizinya. Tapi memang besok kami akan ke sana kembali dengan melakukan pemberian makanan,” katanya.

Dia mengatakan pihaknya akan mendatangi lokasi untuk memberikan pemahaman dan motivasi kepada masyarakat yang memiliki kucing di rumahnya.

Dirinya pun berharap masyarakat bisa lebih peduli terhadap binatang peliharaannya.

Baca Juga :  Kejaksaan Tetapkan 3 Tersangka Kasus Korupsi Mesin Jahit Sudin PPKUKM Jaktim, Dua Pejabat Pengadaan

“Jadi bukan sekadar memelihara, tapi tidak memenuhi kebutuhannya. Atau bisa jadi dia tidak tahu seperti apa. Makanya besok kita bakti sosial di sana,” katanya.

Dia mengatakan pihaknya akan mengambil sampel darah meski hasil pemeriksaan sementara kematian kucing akibat kekurangan nutrisi atau malnutrisi.

Selain itu melakukan swab baik rongga tenggorokan maupun anus kucing dan kemudian mengambil sampel pakan dan airnya.

“Jadi mudah mudahan dalam waktu singkat kita ketahui,” tuturnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...