Jumat, September 25, 2026

Keruk Saluran PHB Alfa Indah, SDA Jaksel Terjunkan Ekskavator Amfibi dan Spider

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan mengerahkan eskvator jenis amfibi dan spider untuk mempercepat pengerukan sedimen lumpur di Saluran Penghubung (PHB) Alfa Indah, Jalan Taman Alfa Indah, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Kepala Sudin SDA Jakarta Selatan Santo mengatakan, pengerukan Saluran PHB Alfa Indah ditargetkan mengangkat sebanyak 1.207 meter kubik sedimen, mulai dari perbatasan Jakarta Barat hingga Jalan Taman Alfa Indah.

Baca Juga :  Jaktim Dirikan Posko Anti Tawuran, TNI-Polri hingga Ormas Ikut Berjaga

“Progres pengerukan saat ini sudah mencapai 656 meter kubik dari total target 1.207 meter kubik. Untuk mempercepat proses, kami menerjunkan alat berat berupa dua unit amfibi, satu unit spider, serta dibantu 10 unit dump truck,” kata Santo saat kerja bakti massal di lokasi, Minggu (9/8/2026).

Guna memaksimalkan ritase pengangkutan sedimen dan sampah, Sudin SDA menerapkan pengangkutan sistem transit sebelum dibuang ke lokasi pembuangan akhir di Ancol.

Baca Juga :  Jaksel Percepat Program Pilah Sampah, Seluruh RT Ditargetkan Terlibat

“Hasil pengerukan sementara kami transitkan di Gudang Deplu. Jika langsung dibuang ke Ancol, truk hanya bisa mengangkut satu rit per hari. Dengan sistem transit ini, efisiensi pengangkutan meningkat menjadi tiga hingga empat rit per hari,” jelasnya.

Santo menambahkan, bahwa pengerukan dan pemeliharaan Saluran PHB Taman Alfa Indah ini dijadwalkan berlangsung sejak awal April dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada akhir September mendatang.

Baca Juga :  Peringati Hari Pahlawan, ASN Pemkot Jaksel Diajak Lanjutkan Semangat Juang di Era Modern

“Mudah-mudahan kegiatan ini efektif dalam mengatasi permasalahan genangan di wilayah tersebut,” tandasnya.

Sedimentasi Tutup Saluran

Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo mengatakan, pengerukan di PHB Alfa Indah menjadi bagian dari upaya penanganan persoalan banjir di wilayah Pesanggrahan.

Menurut Syafrin, Pesanggrahan memiliki posisi strategis karena berkaitan dengan aliran air dari wilayah hulu menuju hilir.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...

Karaoke di PIK Jakarta, Mahasiswi Asal Banten Tewas Overdosis Diduga Narkoba

Aliansi.co,Jakarta- Seorang mahasiswi berinisial S asal Serang, Banten, ditemukan tewas di sebuah kamar hotel di kawasan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (9/9/2026). Korban diduga...

Modus Live Pornografi Berbayar Terbongkar: Penonton Digiring dari TikTok ke Tevi

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri membongkar praktik live streaming berbayar bermuatan pornografi yang memanfaatkan TikTok dan aplikasi Tevi. Dalam praktiknya, penonton lebih...