Sabtu, September 12, 2026

Usai Ditekuk Taiwan, Erick Thohir Minta Timnas U-24 Mati-matian Lawan Korea Utara

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Pelatih Timnas U-24 Indonesia Indra Sjafri mengungkap permintaan khusus Ketua Umum (Ketum) PSSI Erick Thohir kepada skuad Indonesia dalam laga lanjutan menghadapi Korea Utara.

Permintaan itu disampaikan Erick Thohir usai Timnas Indonesia dikalahkan Taiwan 0-1 di laga Grup F Asian Games 2022, di Stadion Zhejiang Normal University East, Kamis (21/9).

“Tadi Pak Ketum menekankan untuk tetap semangat menatap laga berikutnya. Pak Ketum meminta anak-anak tetap semangat dan bermain lebih tenang,” ujar Indra dalam keterangannya di laman resmi PSSI, dikutip Jumat (22/9/2023).

Baca Juga :  Rafael William dan Ivar Jenner Resmi jadi Timnas Indonesia

Indra menyampaikan Erick melihat permainan tim sejatinya sudah cukup baik, bahkan mampu mendominasi hampir di sepanjang laga.

Erick, lanjut Indra, meminta para pemain lebih berani melakukan tendangan dari luar kotak penalti lawan.

Indonesia sendiri memiliki peluang lolos ke babak 16 besar jika mengalahkan Korea Utara (Korut) atau pun meraih peringkat ketiga terbaik.

Baca Juga :  Gagal Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Jokowi Beri 2 Tugas kepada Erick Thohir

“Pak Erick bilang sama saya, bola itu bundar dan meminta para pemain mati-matian saat menghadapi Korea Utara,” ucap Indra.

Indra menyebut pesan Erick akan menjadi motivasi tambahan bagi para pemain untuk tetap tenang menatap laga penentuan.

Indra menyampaikan kecepatan sirkulasi, keberanian melakukan penetrasi, hingga bermain kombinasi menjadi kunci saat menghadapi tim yang mengandalkan pertahanan berlapis seperti Taiwan.

Baca Juga :  Pecahkan Rekor Dunia Panjat Tebing, Menpora Jemput Veddriq Leonardo usai Mendarat dari Korsel

Namun, Indra tak menampik masih banyak kesalahan yang dilakukan para pemain.

“Ini jadi evaluasi kita untuk mempersiapkan diri dalam laga hidup-mati lawan Korut. Kita masih ada waktu dua hari dan kita fokus,” tandas Indra.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...

Karaoke di PIK Jakarta, Mahasiswi Asal Banten Tewas Overdosis Diduga Narkoba

Aliansi.co,Jakarta- Seorang mahasiswi berinisial S asal Serang, Banten, ditemukan tewas di sebuah kamar hotel di kawasan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat, Rabu (9/9/2026). Korban diduga...

Modus Live Pornografi Berbayar Terbongkar: Penonton Digiring dari TikTok ke Tevi

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri membongkar praktik live streaming berbayar bermuatan pornografi yang memanfaatkan TikTok dan aplikasi Tevi. Dalam praktiknya, penonton lebih...

Kabareskrim Tangguhkan Penanganan Perkara Pidana Terkait Konflik Agraria, Ada Apa?

Aliansi.co,Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menangguhkan sementara penanganan perkara tindak pidana yang berkaitan erat dengan konflik agraria struktural. Kebijakan tersebut diambil sebagai tindak lanjut...

Modus Loker Bodong di Jakarta Timur, Uang Rp1,6 Juta Melayang Usai Interview Kerja

Aliansi.co, Jakarta- Dugaan penipuan berkedok lowongan kerja kembali terjadi di Jakarta Timur. Seorang pelamar kerja bernama Fernando Silalahi mengaku diminta membayar uang jaminan sebesar Rp1,6...