Selasa, Mei 19, 2026

Gagal Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Jokowi Beri 2 Tugas kepada Erick Thohir

WIB

Aliansi.co, Jakarta– Presiden Joko Widodo memberikan 2 tugas kepada Ketua PSSI Erick Thohir, usai FIFA mencabut status Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.

Tugas diberikan Jokowi kepada PSSI sebagai respon laporan Erik Thohir setelah pertemuannya dengan Presiden FIFA Gianni Infantino di Doha, Qatar Rabu (29/3/2023).

“Saya melaporkan secara detail meeting di Doha. Saya juga membawa surat dari Presiden FIFA. Setelah membaca surat tersebut Bapak Presiden memberikan dua instruksi,” kata Erick dalam siaran persnya secara virtual dari Istana Negara, Jumat (31/3/2023).

Baca Juga :  Flairene Bangga Kibarkan Bendera Merah Putih saat Acara Pembukaan SEA Games Kamboja 

Menurut Erick, instruksi pertama yang diberikan Presiden Jokowi adalah untuk membuat cetak biru transformasi sepak bola Indonesia.

Jokowi ingin PSSI punya rencana jangka panjang dan target yang jelas ke depannya.

“Ini seperti yang disampaikan ketika saya baru saja menjadi ketua PSSI bersama para Exco yang hadir. Pak Presiden menekankan ini harus segera selesai dan harus segera disampaikan pada FIFA,” kata Erick.

Baca Juga :  FIFA Siapkan USD 7,3 Juta untuk Pengembangan Sepak Bola di IKN, Erikc Thohir Lapor Presiden Jokowi

Kedua, Jokowi meminta Erick segera menemui FIFA untuk membahas potensi sanksi yang akan dijatuhkan kepada Indonesia.

“Presiden ingin kita tetap menjadi bagian dari keluarga besar FIFA,” kata Erick.

Erick menyebut Jokowi sangat serius terkait dua instruksi yang diberikan padanya.

Presiden Jokowi tidak ingin Indonesia dikucilkan dari pergaulan sepak bola pada level internasional karena sanksi FIFA.

Baca Juga :  Sempat Tegang dengan Wasit, Begini Pesan Shin Tae-Yong kepada AFF usai Indonesia Ditekuk Vietnam

“Oleh karena itu, saya akan berusaha keras memastikan bahwa transformasi sepak bola Indonesia ini terjadi, bukan hanya wacana,” tegasnya.

Erick Thohir dalam waktu dekat berencana untuk kembali bertemu dengan FIFA.

Pertemuan itu gunamembahas potensi sanksi yang bakal diterima Indonesia.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...