Sabtu, Oktober 3, 2026

Dikatai Buzzer oleh Cak Imin, Menag: Yang Tersinggung Mungkin Anda Lelah, Piknik Kurang

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas merespon pernyataan Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yang mengatai dirinya sebagai buzzer.

Respon tersebut disampaikan Menag Yaqut saat memberikan sambutan dalam acara peluncuran logo Hari Santri di Kementeria Agama, Jumat (6/10/2023).

Diketahui, Menag sebelumnya meminta masyarakat untuk tidak memilih pemimpin yang melakukan politisasi agama, merujuk pada Pilgub DKI 2017.

Yaqut Cholil mengatakan bahwa tidak masalah jika dirinya disebut sebagai buzzer.

Baca Juga :  Teseret Kasus Korupsi di Kemnaker, Cak Imin Memungkinkan Digarap KPK

Ia membandingkan manusia dengan buku kosong, yang bisa saja diberi berbagai penilaian atau apresiasi dari orang lain.

“Enggak apa-apa. Boleh bilang saya buzzer, ya terserah mau menyebut apa. Orang itu berhak memberikan apresiasi atau menilai diri kita. Kita ini buku kosong yang bisa dicoret-coret, terserah saja orang mau mengatakan apa,” kata Menag Yaqut dilansir dari kanal YouTube Kemenag RI, Sabtu (7/10/2023).

Ia mengatakan pernyataan soal penggunaan agama untuk kepentingan politik yang pernah disampaikannya, tidak ditujukan kepada seseorang atau kelompok tertentu.

Baca Juga :  Jenderal Listyo Sigit dan Petinggi Polri Sambangi KPK, Ada Apa?

Yaqut justru menyentil balik pihak-pihak yang tersinggung dengan pernyataannya.

“Saya tidak menyebut seseorang atau satu kelompok tertentu, ini berlaku umum, secara umum ini berlaku keseluruhan. Jadi kalau kemudian ada yang tersinggung, ada yang merasa kesentil, gitu ya mohon maaf, mohon maaf mungkin Anda lelah, atau piknik kurang, ya ndak tahu,” katanya.

Sebelumnya, Yaqut menyinggung pemimpin bermulut manis saat acara doa bersama Wahana Nagara Rahaja di Hotel Alila, Solo, Jumat (29/9/2023).

Baca Juga :  Cak Imin Dorong Polisi Usut Tuntas Kasus Penembakan Kantor MUI

Dia meminta masyarakat memilih pemimpin dengan melihat rekam jejaknya.

Yaqut juga menyinggung soal penggunaan agama dalam Pilkada DKI Jakarta 2017.

Dia pun menyentil pemilihan pemimpin yang hanya berdasarkan wajah tampan dan bermulut manis.

Pernyataan itu ditanggapi Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin.

Cak Imin pun menyindir balik pernyataan Yaqut.

“Itu omongan buzzer,” ucap Cak Imin sambil tertawa, Minggu (1/10/2023).

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...