Sabtu, Oktober 3, 2026

Viral Keluarga WNA Ngemis Buat Makan di Setiabudi, Dikasih Rp 100 Ribu Mintanya Rp 200 Ribu

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Viral di media sosial Warga Negara Asing (WNA) menjadi pengemis di kawasan Mega Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Pengemis satu keluarga WNA ini viral usai diunggah seorang pegiat media sosial bernama Widino Arnoldy, di Twitter.

“Lg nunggu ojol depan satrio tower kuningan, kondisi rame orang pulang kerja. Gw disamperin orang arab 1 keluarga (suami istri sama anaknya 2). Bapaknya nyapa assalamu’alaikum trus pake bahasa Inggris bilang minta uang buat makan krn keluarganya blm makan,” tulis Dino lewat akun twitter @Widino pada Rabu (11/10/2023).

Baca Juga :  Keluhan Warga di Musrenbang, Pemkot Jaksel Dorong Satpol PP Gercep Tertibkan PKL di Setiabudi

“Si bapak ini bilang dari Pakistan, minta sedekah buat makan dia n keluarganya,” tambahnya.

Terenyuh dengan keadaan keluarga itu, Widino pun memberikan selembar uang pecahan Rp 100 ribu kepada mereka.

Sang ayah yang menerima terlihat agak kecewa dan meminta lagi agar diberikan Rp 200.000.

Lantaran tidak memiliki uang tunai, Dino pun meminta maaf.

Baca Juga :  Pramono Lantik 884 Pejabat Eselon, Camat Kebayoran Baru Dimutasi Jadi Asisten Jaksel

Permintaan maaf pun diterima, keluarga asal Pakistan itu pun meninggalkannya.

“Gw kasih lah 100rb, trus si bapaknya minta kasihnya 200rb aja. Karena dr penampilan keluarga ini kaya orang berada jd gw bilang aja ‘maaf cuma ada cash 100rb’,” ungkap Dino.

Peristiwa tersebut rupanya diperhatikan para pekerja kantoran di sana.

Mereka menayakan kepadanya soal perbincangan hingga maksud dirinya memberikan uang kepada WNA asal Pakistan itu.

Baca Juga :  Aksi Berani Emak-emak Gerebek Rumah Diduga Bandar Sabu: Keluar Kau Uki, Kuviralkan Kau!

“Abis si keluarga ini pergi, orang2 yg tadi liatin pada nanya kenapa tadi, gw ceritain lah minta uang buat makan,” ungkap Dino.

“Ada 1 rombongan juga nyamperin gw nanyain kenapa, pas gw ceritain ternyata ada temennya di rombongan itu bilang pernah dimintain juga dan mereka kaya modus katanya,” jelasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...