Aliansi.co,Jakarta- Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan menggelar kerja bakti skala besar di Kali Pesanggrahan sebagai upaya mengatasi banjir di kawasan IKPN.
Kegiatan ini dipusatkan di perbatasan Kecamatan Kebayoran Lama dan Kecamatan Pesanggrahan.
Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar, mengatakan kerja bakti tersebut difokuskan pada normalisasi bantaran kali yang mengalami pendangkalan.
Kondisi bantaran yang meninggi dan berubah menjadi daratan menyebabkan aliran air bergeser ke sisi kanan dan berisiko menggerus tanggul.
“Mulai hari ini hingga akhir tahun, kami akan melakukan pengerukan lumpur dengan target volume sekitar 36.174 meter kubik,” ujarnya, Minggu (5/3/2026).
Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan kerja bakti skala besar pertama yang dilakukan di DKI Jakarta pascalebaran. S
Sebanyak 600 personel dikerahkan, didukung lima unit alat berat berupa ekskavator.
Menurut Anwar, normalisasi Kali Pesanggrahan diharapkan mampu memberikan dampak signifikan terhadap pengendalian banjir di kawasan IKPN.
Jika aliran air kembali lancar, potensi banjir parah dapat diminimalkan.
“Jika lumpur berhasil diangkat dan aliran air dinormalisasi, insya Allah wilayah IKPN tidak akan lagi mengalami banjir yang parah,” katanya.
Selain pengerukan, kegiatan ini juga diisi dengan penebaran 10.000 bibit ikan di Danau Cavalio yang berada di sekitar Kali Pesanggrahan.
Bibit ikan yang ditebar terdiri dari ikan tawes dan nilem, yang diharapkan dapat berkembang biak dan dimanfaatkan warga.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan, Santo, merinci pengerukan dilakukan di segmen Kelurahan Ulujami sepanjang 1.444 meter dengan estimasi volume lumpur mencapai 36.174 meter kubik.
Ia menambahkan, lumpur hasil pengerukan akan ditransitkan terlebih dahulu di sejumlah titik, seperti Deplu dan Gudang Rawaminyak, sebelum akhirnya dibuang ke Ancol.
“Selain pengerukan, kami juga akan membuat sumur resapan di beberapa titik untuk membantu mengurangi potensi banjir di wilayah sekitar Kali Pesanggrahan,” pungkasnya.
