Jumat, Oktober 9, 2026

Umumkan Lowongan ASN, Jokowi Ajak Anak Muda Ikut Proses Seleksi

WIB

Aliansi.co,Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan lowongan penerimaan jutaan calon aparatur sipil negara (ASN) tahun 2024.

Jokowi mengajak anak-anak muda Indonesia yang bertalenta untuk ikut proses seleksi calon ASN yang tersebar di instansi pusat dan daerah.

“Pemerintah memberi kesempatan bagi para lulusan baru atau fresh graduate dengan membuka formasi CPNS tahun 2024 sebanyak 690 ribu orang, yang tersebar di instansi pusat 207 ribu dan instansi daerah 483 ribu,” kata Jokowi dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden pada Jumat (5/1/2024).

Baca Juga :  Dari Medan Terbang ke Afrika, Jokowi Bawa Spirit Konferensi Bandung

Selain itu, kata Jokowi, pemerintah juga akan menyelesaikan penataan non ASN berdasarkan database BKN, sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 20 tahun 2023 tentang ASN, dimana tahun ini dilakukan rekrutmen sebanyak 1.600 formasi yang belum diangkat sebagai PPPK.

“Formasi-formasi tersebut akan dialokasikan untuk guru, dosen, tenaga kesehatan, serta tenaga teknis sesuai dengan kebutuhan. Sehingga, tahun ini pemerintah akan membuka rekrutmen calon ASN sebanyak 2.300 ribu formasi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Jokowi Ajak Negara ASEAN dan GCC Hentikan Tindakan Kekerasan di Gaza

Adapun, Jokowi menjelaskan anak-anak muda yang baru lulus perguruan tinggi untuk mengikuti tes calon ASN karena saat ini sedang menghadapi disrupsi teknologi yang begitu pesat.

Menurut dia, pemerintah membutuhkan para pembelajar muda yang terampil dari berbagai disiplin ilmu untuk mendukung pelayanan publik berbasis digital, efisiensi birokrasi dan mendorong peningkatan kinerja serta akuntabilitas pemerintah.

Baca Juga :  Jokowi Wanti-wanti Pemicu Konflik Pemilu 2024: Jangan Percayai yang Namanya Hoaks

“Melalui kesempatan ini, saya mengundang saudara-saudara talenta-talenta muda hebat Indonesia untuk memanfaatkan peluang rekrutmen calon ASN tahun 2024, dan menjadi bagian dari semangat reformasi birokrasi serta pelayanan publik yang berdampak dan lebih baik,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...