Sabtu, Oktober 3, 2026

Laporan Tak Jual Miras, Ketua DPRD Minta Kafe di Tulodong Disidak Lagi

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi meminta Pemprov DKI melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap sejumlah kafe di Jalan Tulodong, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Prasetyo penasaran karena hasil pengecekan sebelumnya, kafe di kawasan itu dilaporkan tidak menjual minuman keras (miras).

“Jadi silakan mulai besok dicek lagi. Enggak usah koordinasi dengan pemilik usaha, namanya sidak itu ya mendadak,” ujarnya dalam rapat di gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (16/1/2024).

Baca Juga :  Pesan Ketua DPRD DKI kepada Generasi Muda: Jauhi Narkoba Musuh Bangsa!

Permintaan sidak ini menindaklanjuti keluhan warga sekitar atas gangguan ketentraman dan ketertiban.

Pada rapat medio November 2023 lalu, DPRD DKI Jakarta menghadirkan warga, pengusaha, dan SKPD terkait.

Saat itu, DPRD meminta Pemprov DKI Jakarta membuka seluruh aturan mengenai lokasi dan perizinan kafe dan usaha kuliner yang ada di sepanjang Jalan Tulodong.

Baca Juga :  Prasetyo Dorong Pj Gubernur DKI Tuntaskan Polemik Kafe di Tulodong Kebayoran Baru

Permintaan itu karena keberadaan kafe-kafe tersebut diprotes warga dan dianggap menjadi penyebab kemacetan, kebisingan, hingga membuang limbah di saluran.

Sejumlah kafe di kawasan itu juga dituding menjual miras.

Namun setelah dilakukan pengecekan, pada kafe yang di maksud dilaporkan tidak menjual miras.

Merasa tidak subtantif dengan persoalan, Prasetyo menyatakan kembali mengundang seluruh SKPD terkait untuk memperbarui laporan pada Senin pekan depan.

Baca Juga :  Kerja Bakti di Waduk Lebak Bulus, Pemkot Jaksel Kerahkan 665 Personel Gabungan

“Besok hari Senin Walikota, kepala dinas yang saya undang hadir disini tidak diwakili supaya ketegasan perumahan dan pengusaha itu dapat perhitungan yang jelas,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...