Rabu, Agustus 19, 2026

Cek TKP Kecelakan Maut, Polisi Tak Temukan Jejak Rem Bus Rosalia Indah

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Polisi turun melakukan indentifikasi di lokasi kecelakaan bus Rosalia Indah yang menewaskan 7 orang di KM 370 A ruas Tol Batang-Semarang, Jawa Tengah.

Hasil pengecekan awal tak ditemukan adanya jejak rem bus di TKP kecelakaan maut.

“Fakta di lapangan belum ditemukan jejak rem. Kemudian keterangan dari saksi, pengemudi bus ini dari awal sedang lelah. Artinya kemungkinan terjadi micro sleep di TKP sehingga terjadi kecelakaan tunggal,” kata Kakorlantas Polri Irjen Aan Suhanan dalam keteranagannya, dikutip Jumat (12/4/2024).

Baca Juga :  Sah! Lintasan Sirkus Tak Dipakai Lagi Ujian Praktik SIM C, Diubah jadi Bentuk Huruf S

Aan mengatakan pihaknya sedang menurunkan tim TAA Polda Jawa Tengah untuk melakukan olah TKP untukj mengungkap penyebab peristiwa kecelakaan tunggal tersebut.

“Olah TKP sedang berlangsung dari tim TAA Polda Jateng dan Polres untuk menentukan penyebab peristiwa kejadian kecelakaan itu,” katanya.

Saat kejadian, Rosalia Indah berisi 32 penumpang dan 2 kru bus.

Dari jumlah tersebut, 12 orang dinyatakan selamat, dan 15 orang mengalami luka-luka yang saat ini dalam perawatan.

Baca Juga :  Anas Urbaningrum Berangkat ke Monas, Buktikan Janjinya soal Korupsi Hambalang

“Terdapat 7 korban meninggal dunia, 4 sudah teridentifikasi sedangkan 3 masih dalam proses identifikasi lebih lanjut,” ujarnya.

Bus Rosalia Indah mengalami kecelakaan tunggal di KM 370 A atau ruas Tol Batang-Semarang, pada Kamis (11/4/2024) sekitar pukul 06.35 WIB.

Insiden ini bermula saat bus yang membawa 34 orang, termasuk sopir dan kernet melaju di lajur kiri ruas jalan tol tersebut dari arah barat ke timur.

Baca Juga :  Polri Tilang 15.588 Pengendara di Hari Pertama Operasi Patuh, Paling Banyak Pemotor Tak Pakai Helm Standar

“Sesampainya di KM 370 + 200 jalur A pengemudi mengantuk sehingga KBM Bus Po. Rosalia Indah keluar dari jalan, masuk ke parit sepanjang 200 meter,” kata Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Stefanus Satake Bayu dalam keterangannya, Kamis (11/4/2024).

Kecelakaan tunggal tersebut mengakibatkan tujuh orang meninggal, 15 orang luka ringan dan 12 lainnya dinyatakan selamat.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...