Sabtu, Oktober 3, 2026

Ada Kapolda hingga Pangdam, Gubernur Koster Terang-terangan Tolak GRIB Jaya di Bali

WIB

Aliansi.co, Bali- Gubernur Bali Wayan Koster terang-terangan menyatakan menolak kehadiran ormas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, di Bali.

Koster menegaskan, ormas yang dipimpin Rosario de Marshall alias Hercules itu tidak dibutuhkan oleh pemerintah daerah dan masyarakat Bali.

Pernyataan ini disampaikan Wayan Koster dalam pertemuan resmi perayaan Hari Purnama yang digelar di rumah jabatan Gubernur Bali, Senin (12/5/2025).

Baca Juga :  Aksi Heroik Emak-emak Berdaster, Tabrakkan Diri Hadang Maling Bermotor hingga Tersungkur 

Dalam acara ini turut hadir Kapolda Bali, Ketua DPRD Bali, Kajati Bali, Ketua Pengadilan Tinggi Denpasar, Danrem 163/Wira Satya, Kepala BIN Daerah Bali, dan Pangdam IX/Udayana.

“Tidak akan diterima, pemerintah daerah berhak menolak sesuai kebutuhan dan pertimbangan di daerah,” kata Koster dalam acara jumpa pers di rumah jabatan Gubernur Bali, Senin.

Baca Juga :  Polri Tangkapi Ribuan Pelaku Aksi Premanisme dan Ormas Pengganggu Investasi, Ketua GRIB Dipanggil

Koster mengungkapkan, saat ini ormas GRIB Jaya belum terdaftar secara resmi di Pemprov Bali.

Sehingga, segala bentuk kegiatan dan operasional ormas tersebut akan dianggap ilegal dan tidak diakui oleh pemerintah daerah maupun masyarakat Bali.

Koster juga menekankan, bahwa Bali tidak membutuhkan ormas yang berkedok menjaga keamanan dan ketertiban dengan tindakan premanisme.

Baca Juga :  Dapat Opini WDP dari BPK, DPRD Minta Kemendagri Pertimbangkan Jabatan Pj Bupati Bekasi

Dia menegaskan, menjaga keamanaan dan ketertiban merupakan tugas dan kewenangan lembaga negara yakni TNI-Polri.

Selain itu, Bali juga memiliki lembaga berbasis adat seperti pecalang untuk menjaga kearifan lokal, budaya dan sosial.

“Lembaga berbasis adat sudah sangat memamadai untuk menangani kemanan dan ketertiban wilayah desa adat se-Bali,” katanya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...