Sabtu, Oktober 31, 2026

Ada Temuan BPK, Pramono Diminta Turun Telusuri Lahan DKI yang Mangkrak di Pegadungan

WIB

Aliansi.co, Jakarta-Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung diminta turun langsung ke lapangan untuk menelusuri lahan milik Pemprov DKI Jakarta seluas 65,94 hektare di Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat, yang hingga kini belum dimanfaatkan secara optimal.

Desakan tersebut muncul menyusul adanya temuan dan rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap lahan yang persoalannya telah berlangsung selama puluhan tahun.

Pengamat Kebijakan Publik Sugiyanto Emik mengatakan, Pramono harus turun langsung agar mengetahui kondisi faktual aset sekaligus memastikan kewajiban pihak pengembang berdasarkan Perjanjian Kerja Sama (PKS) telah dipenuhi.

“Dengan turun langsung ke lapangan, persoalan yang sebenarnya akan terlihat secara nyata. Setelah itu, seluruh jajaran pejabat Pemprov DKI Jakarta dan anggota DPRD DKI bergerak bersama untuk menuntaskan persoalan ini,” kata Sugiyanto dalam keterangan teertulisnya, Senin (14/9/2026).

Baca Juga :  Lapak Rongsok di Serua Depok Ludes Terbakar, Api Padam Usai Pemilik Sambangi Pos Damkar

Menurut Sugiyanto, permasalahan aset di Pegadungan, tidak hanya tugas Pramono.

Dia juga mendorong Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin ikut turun ke lokasi untuk melihat langsung kondisi lahan yang bermasalah selama puluhan tahun tersebut.

“Apabila Gubernur DKI Jakarta dan Ketua DPRD DKI Jakarta tidak turun langsung ke lapangan dan hanya bertanya kepada bawahannya, kemungkinan besar jawaban yang diperoleh hanya sebatas bahwa aset tersebut memang ada dan sedang berada dalam proses tertentu,” ujarnya.

Baca Juga :  Pramono Kirim Lurah Finalis Benyamin Awards ke Luar Negeri: Supaya Tidak Jago Kandang

Sugiyanto menegaskan, persoalan utama bukan sekadar memastikan keberadaan aset tanah tersebut.

Menurut dia, yang lebih penting adalah menelusuri kewajiban pihak pengembang berdasarkan PKS serta memastikan hak Pemprov DKI Jakarta dan masyarakat atas lahan tersebut terpenuhi.

“Persoalan utamanya sangat krusial karena menyangkut kewajiban pihak pengembang berdasarkan Perjanjian Kerja Sama atau PKS, sekaligus menyangkut hak Pemprov DKI Jakarta dan masyarakat Jakarta atas aset tanah,” katanya.

Sugiyanto mengungkapkan, keberadaan lahan tersebut memiliki dasar administratif yang jelas.

Pada 12 November 2025, Pemkot Administrasi Jakarta Barat membahas persoalan lahan Pegadungan dalam rapat koordinasi mengenai ketersediaan lahan petak makam kosong di Kantor Wali Kota Jakarta Barat.

Baca Juga :  Pansus DPRD Bongkar Penyelewengan Fasos-Fasum Aset DKI, Langkah Hukum Disiapkan

Dalam rapat tersebut dijelaskan bahwa lahan Pegadungan merupakan aset Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta dengan Sertifikat Hak Pakai Nomor 484/Tegal Alur seluas 659.430 meter persegi atau sekitar 65,94 hektare.

Namun, dalam rapat tersebut juga disebutkan kondisi lahan masih terdiri dari sawah dan empang.

Bahkan terdapat bangunan liar berupa pabrik plastik di sisi pintu masuk TPU Pegadungan, Kalideres, Jakarta Barat.

Pemkot Jakarta Barat kemudian menyampaikan rencana mengembalikan fungsi lahan  sebagai lokasi petak makam baru.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Operasi Patuh 2026 Dimulai, Sasaran Razia Kendaraan yang Lawan Arus

Aliansi.co, Jakarta – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menjadikan pelanggaran melawan arus sebagai salah satu sasaran utama dalam Operasi Patuh 2026 yang digelar serentak...

Noverizky Tri Putra Pimpin LBH Ilumni FH Unpar

Aliansi.co, Jakarta- Noverizky Tri Putra dipercaya menjabat Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ilumni Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), menggantikan Yopi Gunawan. Dalam kepemimpinan...

Kapolri Ungkap Keterlibatan Pihak Asing di Balik Karhutla 

Aliansi.co, Jakarta – Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengungkap adanya dugaan keterlibatan pihak asing dalam sejumlah kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Dari...

Marak Penipuan Online, Ini Arahan Kapolri Jenderal Suyudi

Aliansi.co, Jakarta – Maraknya berbagai modus penipuan online mendorong Polri mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan berperan aktif menjaga keamanan di ruang digital. Kapolri Jenderal Polisi...

BGN Buka Suara soal Penemuan Mayat di Dapur MBG

Aliansi.co,Jakarta- Badan Gizi Nasional (BGN) buka suara soal penemuan mayat yang dikaitkan dengan dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu disampaikan BGN menyusul beredarnya informasi...