Sabtu, Oktober 31, 2026

Ada Temuan BPK, Pramono Diminta Turun Telusuri Lahan DKI yang Mangkrak di Pegadungan

WIB

Untuk mempercepat prosesnya,  Pemkot Jakarta Barat membentuk tim yang terdiri dari Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, Badan Pengelolaan Aset Daerah, Inspektorat, Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan, serta Satpol PP DKI Jakarta.

Sugiyanto mengatakan keberadaan lahan di Pegadungan juga tercatat dalam Keputusan Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 1056 Tahun 2021 tentang Penggunaan Barang Milik Daerah berupa tanah seluas kurang Lebih 300M2 untuk dioperasikan oleh Perkumpulan Himpunan Bersatu Teguh.

Keputusan itu ditandatangani Gubernur DKI Jakarta saat itu, Anies Baswedan, pada 30 Agustus 2021.

Baca Juga :  Keruk Lumpur Kali Uangan, Warga Petukangan Apresiasi Aksi Nyata Pemkot Jaksel Cegah Banjir

“Dengan demikian, keberadaan aset tanah seluas sekitar 65,94 hektare tersebut adalah fakta. Bukan hayalan dan bukan sekadar omongan belaka,” tegasnya.

Karena itu, Sugiyanto meminta Pemprov DKI Jakarta memusatkan perhatian pada persoalan kewajiban pihak pengembang dan tindak lanjut rekomendasi BPK.

“Persoalan utamanya adalah kewajiban pihak pengembang berdasarkan Perjanjian Kerja Sama antara Pemprov DKI Jakarta dengan pihak swasta yang harus dituntaskan sesuai dengan temuan dan rekomendasi Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan Provinsi DKI Jakarta,” ujarnya.

Baca Juga :  Pansus DPRD Bongkar Penyelewengan Fasos-Fasum Aset DKI, Langkah Hukum Disiapkan

Selain itu, Sugiyanto mendorong Pemprov DKI Jakarta membuka kembali Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK Perwakilan Provinsi DKI Jakarta tahun 2014 untuk menelusuri persoalan tersebut.

Menurut pria berkacamata yang biasa disapa SGY ini, rekomendasi BPK berkaitan dengan kewajiban, PT DP harus menyerahkan tanah makam pengganti dalam kondisi siap pakai.

“Inti rekomendasi BPK sangat jelas, yaitu meminta agar kewajiban PT DP untuk menyerahkan tanah makam pengganti seluas 659.430 meter persegi atau sekitar 65,9 hektare di Kelurahan Pegadungan, segera dituntaskan dalam kondisi siap pakai,” katanya.

Baca Juga :  Pemkot Jaksel dan BPOM Cek Produk Pangan di Minimarket Pondok Indah, Begini Hasilnya 

SGY menilai penyelesaian kewajiban oleh PT DP dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Jakarta, khususnya untuk mengatasi keterbatasan lahan pemakaman.

“Apabila kewajiban ini dapat ditagih dan diselesaikan oleh Pemprov DKI Jakarta, lahan seluas 65,94 hektare ini dapat memberikan manfaat yang sangat besar bagi masyarakat Jakarta,” ujarnya.

“Lahan ini dapat digunakan untuk menyediakan petak makam baru yang sangat dibutuhkan karena Jakarta terus menghadapi persoalan keterbatasan lahan pemakaman,” lanjut SGY. RBN

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Operasi Patuh 2026 Dimulai, Sasaran Razia Kendaraan yang Lawan Arus

Aliansi.co, Jakarta – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menjadikan pelanggaran melawan arus sebagai salah satu sasaran utama dalam Operasi Patuh 2026 yang digelar serentak...

Noverizky Tri Putra Pimpin LBH Ilumni FH Unpar

Aliansi.co, Jakarta- Noverizky Tri Putra dipercaya menjabat Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ilumni Fakultas Hukum Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), menggantikan Yopi Gunawan. Dalam kepemimpinan...

Kapolri Ungkap Keterlibatan Pihak Asing di Balik Karhutla 

Aliansi.co, Jakarta – Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengungkap adanya dugaan keterlibatan pihak asing dalam sejumlah kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Dari...

Marak Penipuan Online, Ini Arahan Kapolri Jenderal Suyudi

Aliansi.co, Jakarta – Maraknya berbagai modus penipuan online mendorong Polri mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan berperan aktif menjaga keamanan di ruang digital. Kapolri Jenderal Polisi...

BGN Buka Suara soal Penemuan Mayat di Dapur MBG

Aliansi.co,Jakarta- Badan Gizi Nasional (BGN) buka suara soal penemuan mayat yang dikaitkan dengan dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu disampaikan BGN menyusul beredarnya informasi...