Aliansi.co, JAKARTA- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengaku rutin membayar zakatnya setiap tahun.
Karena itu, Pramono mengajak masyarakat yang berkecukupan alias orang kaya di Jakarta, untuk turut membantu warga yang kurang mampu dengan melunasi zakatnya.
Hal itu dikatakan Pramono saat ia dan jajaran pejabat Pemprov DKI Jakarta menunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) tahun 2025 di Ruang Pola, Balai Kota Jakarta, pada Kamis (20/3/2025).
Pramono mengatakan, banyak pihak akan bahagia dan tersenyum ketika zakat tersalurkan kepada yang berhak.
“Saya membayar zakat dari tahun ke tahun, selalu dengan tangan saya sendiri. Sebab, membayar zakat adalah bagian dari kita untuk berbagi, tersenyum, dan melakukan sesuatu yang pasti akan berguna bagi banyak orang,” kata Pramono, dikutip Jumat (21/3/2025).
Pramono juga berharap dana ZIS yang terkumpul sesuai target dan terus meningkat setiap tahunnya.
” Saya sungguh bergembira dan berharap dana ZIS tahun ini dari Pemerintah Jakarta serta BUMD bisa terkumpul sesuai target,” katanya.
“Semoga amal ibadah yang telah menunaikan ZIS diterima oleh Allah SWT dan mendapatkan pahala yang berlipat ganda,” sambungnya.
Dalam kesempatan itu, Pramono juga mengapresiasi sejumlah program yang diinisiasi oleh Baznas Bazis DKI Jakarta, salah satunya pengembalian ijazah yang tertahan di sekolah.
Ia menyampaikan, permasalahan ijazah yang tertahan masih kerap dikeluhkan oleh warga Jakarta.
“Terima kasih sekali. Ketika sebelum menjadi gubernur, saya mendapati bahwa salah satu masalah serius di Jakarta adalah ijazah yang tertahan. Saya bersyukur permasalahan ini kini dapat diselesaikan dan semoga bisa diterima oleh siapa pun yang berhak,” ujarnya.