Jumat, April 3, 2026

Buntut Geruduk Polrestabes Medan, Mayor Dedi Dijebloskan ke Tahanan Militer Puspom TNI

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Prajurit TNI dari Kodam I/Bukit Barisan Mayor Dedi Hasibuan yang viral menggeruduk Polrestabes Medan dijebloskan ke tahanan militer Puspom TNI.

Ia ditahan buntut mengerahkan puluhan anggota TNI untuk membebaskan tersangka kasus tanah dari tahanan Sat Reskrim Polrestabes Medan, Sabtu (5/8/2023) lalu.

“Betul sudah ditahan,” kata Kapuspen TNI Laksamana Muda Julius Widjojono saat dihubungi, Selasa (8/8/2023).

Namun, Julius belum menjelaskan pelanggaran yang dilakukan Dedi apakah terkait pidana atau disiplin.

Masih proses, setelah penyidikan maka ditentukan,” katanya.

Sementara, Kapendam I Bukit Barisan Kolonel Inf Riko Siagian mengakui kini Dedi telah berada di Jakarta untuk menjalani pemeriksaan di Puspom TNI.

Baca Juga :  Viral Puluhan Prajurit TNI Datangi Polrestabes Medan, Minta Tersangka Kasus Tanah Ditangguhkan

“Untuk Mayor Dedi sekarang sudah di Jakarta, kita serahkan pemeriksaan kepada Puspom TNI,” kata Riko saat dihubungi lewat pesan singkat, Selasa (8/8/2023).

Sementara untuk parjurit lainnya kata dia, diperiksa di Pomdam I/Bukit Barisan.

“13 orang diperiksa di Pomdam,” kata Riko.

Sebelumnya, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menanggapi aksi puluhan prajurit TNI yang menggeruduk Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara, Sabtu (5/8/2023).

Baca Juga :  Terungkap, Warga Sipil yang Terlibat dalam Kasus Kematian Imam Masykur ternyata Kakak Ipar Riswandi Manik

Yudo memastikan tindakan yang dilakukan prajurit aktif itu bukan atas nama institusi TNI.

“(Itu) kan oknum, bukan atas nama institusi, bukan atas nama pangdam, bukan atas nama institusi kodam, tapi kan satuan kumdam,” kata Yudo Margono di Mako Paspampres, Jakarta Pusat, Senin (7/8/2023).

Yudo menegaskan telah memerintahkan Detasemen Polisi Militer (Denpom) untuk melakukan pemeriksaan terhadap prajurit yang ikut dalam aksi tersebut.

Yudo juga telah meminta permasalahan dan bukti-bukti awal yang berkaitan dengan peristiwa untuk didalami.

“Saya perintahkan Denpom, langsung diperiksa ya. Sudah saya perintahkan, nanti akan kita periksa,” kata Yudo.

Baca Juga :  Bupati dan Pejabat Kabupaten Meranti Ditangkap KPK, Barang Bukti Uang Masih Dihitung

Perintah sejenis, menurutnya, juga telah ia layangkan kepada pangdam terkait.

Ia mengakui, tindakan prajurit aktif yang menggeruduk Mapolrestabes Medan itu kurang etis.

Yudo menyebut pemberitaan terkait peristiwa tersebut dapat menjadi bukti awal bahwa memang terjadi penggerudukan.

Yudo menegaskan bakal bertindak tegas terhadap prajurit yang melakukan pelanggaran serta tak akan melindungi siapa pun.

“Jadi, jika ada hal yang seperti itu, kita langsung. Tidak ada impunitas, tidak ada menutup-nutupi,” ujarnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...

Pelarian Dua Pelaku Kasus Mayat dalam Freezer Berakhir di Majalengka

Aliansi.co, Jakarta- Pelarian dua pelaku kasus penemuan mayat dalam freezer di Kabupaten Bekasi akhirnya berakhir di Majalengka, Jawa Barat. Keduanya berhasil ditangkap oleh Tim Subdit...

Dilaporkan ke Polda, Dugaan Transaksi Fiktif Fasilitas Kredit di Medan Diadukan hingga OJK

Aliansi.co-Jakarta- PT Toba Surimi Industries (PT TSI) melaporkan dugaan penarikan dana fiktif senilai Rp124,4 miliar dari fasilitas kredit modal kerja (KMK) miliknya ke Polda...

Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Salemba, Polisi Turun Selidiki Motif OTK

Aliansi.co, Jakarta- Polisi menyelidiki kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus (AY) di kawasan...