Aliansi.co, Jakarta- Persoalan banjir dan genangan air mengemuka dalam Forum Kelurahan Pejaten Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Isu tersebut menjadi aspirasi utama warga yang disampaikan melalui para Ketua RW dalam forum yang dihadiri Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, M. Anwar, Selasa (3/2/2026).
M. Anwar mengapresiasi pelaksanaan forum tersebut yang dinilainya berlangsung demokratis dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat.
Menurut dia, forum kelurahan menjadi ruang penting bagi warga untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lingkungan tempat tinggalnya.
“Kegiatan forum ini sangat menarik dan sangat demokratis, karena seluruh lapisan masyarakat melalui para Ketua RW dapat menyampaikan aspirasinya, terutama yang berkaitan dengan permasalahan genangan dan banjir,” ujar Anwar.
Anwar menuturkan, usulan prioritas yang disampaikan warga memang masih didominasi oleh kebutuhan fisik.
Meski demikian, ia menekankan bahwa usulan nonfisik juga perlu tetap dikawal agar dapat direalisasikan sesuai rencana.
“Walaupun rata-rata usulan didominasi urusan fisik, usulan nonfisik seperti pengadaan alat musik hadroh untuk majelis taklim, fasilitas olahraga, dan lain sebagainya harus tetap dikawal pelaksanaannya,” katanya.
Ia juga mengingatkan warga dan tim pendamping usulan agar memastikan proses penginputan data dilakukan secara tepat, baik dari sisi volume pekerjaan maupun lokasi.
“Pastikan penginputan data sesuai dengan volume dan lokasinya. Jangan sampai salah input, karena jika salah input, usulan tersebut tidak bisa dieksekusi dan itu sangat disayangkan karena anggarannya sudah dialokasikan,” ucap Anwar.
Sementara itu, Lurah Pejaten Timur, Supriyanto, menjelaskan bahwa dari total 55 usulan yang dihimpun dalam forum tersebut, salah satu usulan prioritas berkaitan dengan perbaikan saluran air di wilayah RT 012/01.
Menurut Supriyanto, saluran air di lokasi tersebut kerap meluap hingga air mengalir ke badan jalan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.
“Hal ini disebabkan karena kondisi saluran air yang sudah tidak berfungsi secara optimal sehingga saat hujan air tidak tertampung dengan baik,” kata Supriyanto.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, pihak kelurahan mengusulkan pemasangan saluran air menggunakan u-ditch guna memperlancar aliran air dan mencegah terjadinya genangan di kawasan permukiman.
“Kami mengusulkan pemasangan saluran air menggunakan u-ditch agar aliran air lebih lancar dan genangan bisa dicegah,” tandasnya.
