Selasa, Agustus 18, 2026

Bupati Pekalongan Buka Suara Kena OTT KPK: Demi Allah, Tidak Ada Serupiah Pun Diamankan

WIB

Aiansi.co, Jakarta- Bupati Pekalongan Fadia A Rafiq buka suara terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ia menegaskan tidak ada barang bukti berupa uang yang diamankan dari dirinya saat proses penangkapan berlangsung.

Pernyataan itu disampaikan Fadia usai menjalani pemeriksaan dan ditetapkan sebagai tersangka pada Rabu (4/3/2026).

Ia membantah telah terjaring OTT sebagaimana disebutkan.

“Saya tidak OTT, saya tidak ada barang apa pun yang diambil. Pada saat penangkapan, mereka tidak menggerebek ke rumah,” ujar Fadia di Gedung KPK, Jakarta, Rabu.

Baca Juga :  Luhut Ingatkan Tak Perlu Bangga Lihat Drama Penangkapan KPK: Tidak Boleh, Itu Ndeso

Ia menjelaskan, saat proses penangkapan terjadi dirinya tengah bersama Gubernur Jawa Tengah.

Menurut dia, kondisi tersebut membantah adanya operasi tangkap tangan terhadap dirinya.

“Saya sedang bersama Pak Gubernur Jawa Tengah, jadi saya tidak ada OTT apa pun, barang serupiah pun, demi Allah nggak ada,” katanya.

Fadia juga menegaskan bahwa pertemuannya dengan Gubernur Jawa Tengah tidak membahas proyek maupun pengadaan barang dan jasa (PBJ).

Baca Juga :  KPK OTT di Labuhanbatu, Bupati hingga Anggota DPRD Ditangkap

Ia menyebut agenda tersebut tidak berkaitan dengan izin ataupun proyek tertentu.

“Nggak membahas izin, hanya karena saya tidak bisa hadir acara MBG,” ucapnya.

Selain itu, Fadia membantah terlibat dalam proyek pengadaan barang dan jasa yang tengah diselidiki KPK.

Ia mengaku perusahaan yang dikaitkan dalam perkara tersebut bukan miliknya secara pribadi.

“Nggak, saya tidak ikut, itu bukan punya saya. Itu perusahaan dari keluarga, bukan saya,” ujarnya.

Ia juga memastikan tidak ada uang yang diamankan dari dirinya maupun dari kepala dinas terkait.

Baca Juga :  Respon Baleg DPR Terkait 'Raibnya' RUU Perampasan Aset dari Prolegnas

“Yang penting saya sampaikan, saya tidak pernah OTT dan tidak ada barang serupiah pun. Demi Allah nggak ada, kepala dinas saya pun tidak ada serupiah pun,” tegas Fadia.

Terkait langkah hukum selanjutnya, Fadia menyatakan akan berkoordinasi dengan kuasa hukumnya untuk menghadapi proses hukum yang berjalan.

“Saya akan diskusi dengan pengacara, karena saya demi Allah tidak ada OTT serupiah pun,” kata dia.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...