Minggu, Oktober 4, 2026

Cegah Korupsi Sejak Dini, Pemkot Jaksel Tekankan Kejujuran dan Disiplin ASN

WIB

Aliansi.co, Jakarta – Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan terus memperkuat upaya pencegahan korupsi di kalangan aparatur sipil negara (ASN) sebagai bagian dari komitmen membangun pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah menanamkan nilai kejujuran dan disiplin sebagai fondasi utama bagi setiap ASN dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pelayan masyarakat.

Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Selatan Mukhlisin mengatakan, korupsi hingga saat ini masih menjadi salah satu tantangan terbesar dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Menurutnya, dampak korupsi tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga menghambat pembangunan, menurunkan kualitas pelayanan publik, serta memperlebar kesenjangan sosial.

Baca Juga :  Serobot Saluran Air, Belasan Bangli di Taman Cilandak Dibuldoser hingga Rata Tanah

“Korupsi tidak hanya berupa kerugian keuangan negara, tetapi juga menghambat pembangunan, menurunkan kualitas pelayanan publik, serta memperlebar kesenjangan sosial,” kata Mukhlisin saat membuka kegiatan Pembinaan Administrasi Kepegawaian bagi ASN di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Rabu (29/7/2026).

Ia menegaskan, pencegahan korupsi memiliki keterkaitan erat dengan penegakan disiplin ASN.

Disiplin, lanjutnya, merupakan fondasi utama dalam membangun aparatur yang berintegritas, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik.

Karena itu, Mukhlisin mengajak seluruh ASN memulai upaya pencegahan korupsi dari diri sendiri melalui kedisiplinan dan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.

Baca Juga :  Usai Diamuk Massa di Tanah Abang, Pengemudi Fortuner Pilih Pulang dengan Orang Tuanya

“Pencegahan korupsi harus dimulai dari disiplin terhadap diri sendiri. Aparatur harus memiliki keberanian untuk berkata jujur, menolak segala bentuk gratifikasi yang bertentangan dengan ketentuan, menghindari benturan kepentingan, serta menjalankan tugas sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.

Mukhlisin berharap seluruh pejabat pengelola kepegawaian di lingkungan Pemkot Jakarta Selatan mampu memahami berbagai risiko korupsi, mengetahui langkah-langkah pencegahannya, serta menerapkan ketentuan disiplin ASN secara objektif, transparan, dan akuntabel.

“Harapannya, seluruh pejabat pengelola kepegawaian dapat memahami risiko korupsi, mengetahui langkah-langkah pencegahannya, serta mampu menerapkan ketentuan disiplin secara objektif, transparan, dan akuntabel,” ucapnya.

Baca Juga :  Cuaca Jakarta Kian Panas, Pemkot Jaksel Minta Gedung Bertingkat Aktifkan Water Mist

Sementara itu, Kepala Bagian Kepegawaian, Ketatalaksanaan, dan Pelayanan Publik (KKPP) Kota Administrasi Jakarta Selatan Azhari mengatakan, kegiatan pembinaan menghadirkan sejumlah narasumber untuk memperkuat pemahaman ASN mengenai pencegahan korupsi.

Salah satunya Kepala Inspektorat Pembantu Wilayah Jakarta Selatan, Nirwan Nawawi.

Menurut Azhari, pembinaan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya antikorupsi sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan di lingkungan Pemkot Jakarta Selatan.

“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat dan semakin memperkuat komitmen kita dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, dan bebas dari korupsi,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...