Aliansi.co, Jakarta- Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur menggelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Tahun 2025/2026 di halaman Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Kamis (23/10).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, dan diikuti sekitar 400 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, Suku Dinas terkait, BPBD, Dinas Sosial, hingga relawan kebencanaan.
Apel tersebut digelar sebagai langkah antisipasi menghadapi puncak musim hujan yang diperkirakan terjadi pada November hingga Desember 2025, sekaligus untuk memastikan kesiapan sarana, prasarana, serta sumber daya manusia dalam penanganan potensi bencana di wilayah Jakarta Timur.
“Kita lakukan pengecekan kesiapan seluruh unsur, baik dari SDA, Bina Marga, Satpol PP, Kepolisian, TNI, BPBD, maupun Suku Dinas Sosial untuk menghadapi musim penghujan,” ujar Munjirin, Jumat (24/10/2025).
Ia menegaskan, wilayah Jakarta Timur dilalui oleh sembilan sungai besar, sehingga memiliki potensi tinggi terhadap genangan maupun banjir.
Karena itu, kolaborasi lintas instansi menjadi kunci dalam menjaga kesiapsiagaan seluruh peralatan dan personel di lapangan.
“Setiap wilayah sudah mengetahui titik-titik rawan genangan di daerahnya. Maka sebelum itu terjadi, peralatan sudah harus siap. Begitu ada genangan, Damkar dan Sudin SDA segera melakukan penyedotan, Pertamanan bergerak, dan Dinas Perhubungan mengatur lalu lintas,” jelasnya.
Selain kesiapan teknis, Munjirin menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Jakarta Timur juga telah melakukan pengerukan rutin di sembilan sungai utama, serta menyiapkan titik-titik pengungsian, posko kesehatan, dan posko bantuan sosial.
“Semua sudah kita siapkan dan disinergikan dengan TNI-Polri serta unsur relawan. Pengerukan sungai terus berjalan tanpa batas waktu karena jumlahnya cukup banyak di wilayah kita,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia memastikan koordinasi lintas sektor akan terus diperkuat untuk mengantisipasi berbagai potensi bencana selama musim hujan berlangsung.
“Kita optimis, dengan kerja keras dan kolaborasi semua pihak, Jakarta Timur siap menghadapi musim penghujan dan menjaga keselamatan warga,” tutup Munjirin.
