Kamis, Mei 21, 2026

Disaksikan Wali Kota, Warga Pinang Ranti Deklarasi Stop BAB Sembarangan

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Munjirin, menyaksikan langsung deklarasi Stop Buang Air Besar (BAB) Sembarangan yang dilakukan warga Kelurahan Pinang Ranti, Kecamatan Makasar, Kamis (28/8/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang terus digencarkan di wilayah Jakarta Timur.

Sebanyak lima RW di Kelurahan Pinang Ranti ikut dalam deklarasi STBM tersebut.

“Alhamdulillah, hari ini saya bersama Pak Camat hadir di Kelurahan Pinang Ranti dalam rangka menghadiri deklarasi stop BAB sembarangan. Pinang Ranti ini merupakan lokasi ke-29 di Jakarta Timur yang sudah mendeklarasikan gerakan STBM,” ujar Munjirin usai deklarasi.

Baca Juga :  Kasatpol PP Nonaktif Jaksel Buka Suara Soal Pencopotan Jabatannya

Sejak tahun 2022, tercatat sebanyak 82 fasilitas sanitasi STBM telah dibangun untuk melayani 6.013 kepala keluarga (KK).

Pembangunan ini merupakan hasil kolaborasi antara swadaya masyarakat, Suku Dinas Sumber Daya Air Kota Jakarta Timur, BAZNAS Bazis Jakarta Timur, dan sejumlah pihak melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Munjirin menegaskan, deklarasi ini menjadi tanda bahwa warga sudah tidak lagi membuang kotoran langsung ke saluran atau kali, dan berharap komitmen tersebut tetap dijaga.

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Buka Hotline Pengaduan Penanganan Kasus hingga Keluhan Penyidik

“Hal ini patut dipertahankan dengan komitmen bersama sehingga tidak ada bangunan baru yang pembuangannya langsung ke saluran atau kali,” ujarnya.

Munjirin juga menekankan agar masyarakat terus meningkatkan kesadaran terhadap pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

Berdasarkan survei Suku Dinas Kesehatan, pemahaman warga mengenai pentingnya sanitasi yang layak semakin baik.

“Sanitasi ini harus diciptakan di setiap wilayah, karena hidup sehat itu sangat penting. Kita ingin generasi penerus tumbuh sehat tanpa penyakit,” ujarnya.

Baca Juga :  PAW Cinta Mega Belum Final, Masih Wajib Ngantor dan Rapat DPRD DKI

Meskipun masih ada kelurahan yang belum mendeklarasikan STBM, Pemkot Jakarta Timur terus mendorong percepatan program.

Salah satunya, Kelurahan Cipinang Melayu yang ditargetkan selesai dalam waktu kurang dari sebulan.

“Setiap wilayah punya kendala masing-masing, tapi kita cari solusi agar cepat selesai,” ucapnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...