Senin, Oktober 5, 2026

Disaksikan Wali Kota, Warga Pinang Ranti Deklarasi Stop BAB Sembarangan

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Munjirin, menyaksikan langsung deklarasi Stop Buang Air Besar (BAB) Sembarangan yang dilakukan warga Kelurahan Pinang Ranti, Kecamatan Makasar, Kamis (28/8/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang terus digencarkan di wilayah Jakarta Timur.

Sebanyak lima RW di Kelurahan Pinang Ranti ikut dalam deklarasi STBM tersebut.

“Alhamdulillah, hari ini saya bersama Pak Camat hadir di Kelurahan Pinang Ranti dalam rangka menghadiri deklarasi stop BAB sembarangan. Pinang Ranti ini merupakan lokasi ke-29 di Jakarta Timur yang sudah mendeklarasikan gerakan STBM,” ujar Munjirin usai deklarasi.

Baca Juga :  Soal Penggunaan APBD 2022, Komisi di DPRD Jakarta Sampaikan Lima Rekomendasi kepada Prasetio Edi

Sejak tahun 2022, tercatat sebanyak 82 fasilitas sanitasi STBM telah dibangun untuk melayani 6.013 kepala keluarga (KK).

Pembangunan ini merupakan hasil kolaborasi antara swadaya masyarakat, Suku Dinas Sumber Daya Air Kota Jakarta Timur, BAZNAS Bazis Jakarta Timur, dan sejumlah pihak melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Munjirin menegaskan, deklarasi ini menjadi tanda bahwa warga sudah tidak lagi membuang kotoran langsung ke saluran atau kali, dan berharap komitmen tersebut tetap dijaga.

Baca Juga :  Disahkan DPRD DKI, APBD 2024 Tembus Rp 81,71 Triliun

“Hal ini patut dipertahankan dengan komitmen bersama sehingga tidak ada bangunan baru yang pembuangannya langsung ke saluran atau kali,” ujarnya.

Munjirin juga menekankan agar masyarakat terus meningkatkan kesadaran terhadap pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

Berdasarkan survei Suku Dinas Kesehatan, pemahaman warga mengenai pentingnya sanitasi yang layak semakin baik.

“Sanitasi ini harus diciptakan di setiap wilayah, karena hidup sehat itu sangat penting. Kita ingin generasi penerus tumbuh sehat tanpa penyakit,” ujarnya.

Baca Juga :  Disdik DKI Cabut KJP 492 Pelajar, Paling Banyak Gegara Tawuran 

Meskipun masih ada kelurahan yang belum mendeklarasikan STBM, Pemkot Jakarta Timur terus mendorong percepatan program.

Salah satunya, Kelurahan Cipinang Melayu yang ditargetkan selesai dalam waktu kurang dari sebulan.

“Setiap wilayah punya kendala masing-masing, tapi kita cari solusi agar cepat selesai,” ucapnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...