Aliansi.co,Jakarta- Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Munjirin, menyaksikan langsung deklarasi Stop Buang Air Besar (BAB) Sembarangan yang dilakukan warga Kelurahan Pinang Ranti, Kecamatan Makasar, Kamis (28/8/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang terus digencarkan di wilayah Jakarta Timur.
Sebanyak lima RW di Kelurahan Pinang Ranti ikut dalam deklarasi STBM tersebut.
“Alhamdulillah, hari ini saya bersama Pak Camat hadir di Kelurahan Pinang Ranti dalam rangka menghadiri deklarasi stop BAB sembarangan. Pinang Ranti ini merupakan lokasi ke-29 di Jakarta Timur yang sudah mendeklarasikan gerakan STBM,” ujar Munjirin usai deklarasi.
Sejak tahun 2022, tercatat sebanyak 82 fasilitas sanitasi STBM telah dibangun untuk melayani 6.013 kepala keluarga (KK).
Pembangunan ini merupakan hasil kolaborasi antara swadaya masyarakat, Suku Dinas Sumber Daya Air Kota Jakarta Timur, BAZNAS Bazis Jakarta Timur, dan sejumlah pihak melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
Munjirin menegaskan, deklarasi ini menjadi tanda bahwa warga sudah tidak lagi membuang kotoran langsung ke saluran atau kali, dan berharap komitmen tersebut tetap dijaga.
“Hal ini patut dipertahankan dengan komitmen bersama sehingga tidak ada bangunan baru yang pembuangannya langsung ke saluran atau kali,” ujarnya.
Munjirin juga menekankan agar masyarakat terus meningkatkan kesadaran terhadap pola hidup bersih dan sehat (PHBS).
Berdasarkan survei Suku Dinas Kesehatan, pemahaman warga mengenai pentingnya sanitasi yang layak semakin baik.
“Sanitasi ini harus diciptakan di setiap wilayah, karena hidup sehat itu sangat penting. Kita ingin generasi penerus tumbuh sehat tanpa penyakit,” ujarnya.
Meskipun masih ada kelurahan yang belum mendeklarasikan STBM, Pemkot Jakarta Timur terus mendorong percepatan program.
Salah satunya, Kelurahan Cipinang Melayu yang ditargetkan selesai dalam waktu kurang dari sebulan.
“Setiap wilayah punya kendala masing-masing, tapi kita cari solusi agar cepat selesai,” ucapnya.
