Sabtu, Oktober 3, 2026

Ditetapkan Tersangka, Kuasa Hukum Ungkap Alasan Anak Pemilik Hotel di Tuktuk Tidak Ditahan Polisi

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Kuasa hukum dua anak pemilik hotel di kawasan Tuktuk, Kabupaten Samosir, mengungkap alasan pengajuan permohonan agar kliennya tidak ditahan polisi meski telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penggelapan.

Advokat nasional Bontor OL Tobing mengatakan, kliennya yakni Dohar Tobing dan Dinar Batubara selaku Direksi PT Hotel Toledo, tidak ditahan bukan karena mendapat penangguhan penahanan, melainkan atas permohonan resmi yang disertai jaminan dari kuasa hukum dan pihak keluarga.

“Bahwa terhadap klien kami Dohar Tobing dan Dinar Batubara bukanlah ditangguhkan, tetapi dimohonkan dan dijamin oleh kuasa hukum dan keluarga agar tidak ditahan,” ujar Bontor dalam keterangannya, Selasa (24/2/2026).

Ia menjelaskan, penangguhan penahanan merupakan mekanisme hukum yang dilakukan apabila tersangka sebelumnya telah ditahan, kemudian dikeluarkan dari rumah tahanan selama proses hukum berjalan.

Baca Juga :  Kasus Penggelapan Rp 6,9 Miliar, Polisi Angkut Sejumlah Dokumen dari Perusahaan Suami BCL

Dalam perkara ini, kata dia, kedua kliennya belum pernah ditahan sehingga tidak tepat disebut sebagai penangguhan.

Diketahui, Dohar dan Dinar dilaporkan oleh saudara mereka insial MT, ke Polres Samosir atas dugaan penggelapan uang Hotel Toledo yang disebut sebagai bagian dari warisan orang tua mereka.

Bontor menyampaikan, proses penanganan perkara tersebut masih berjalan dan kini berada dalam tahap pendalaman di Polda Sumatera Utara.

Ia menyebut telah dilakukan gelar perkara khusus.

“Proses penanganan perkaranya sedang berjalan dan sudah dilakukan gelar perkara khusus di Polda Sumatera Utara, di mana penyidik masih harus melakukan pendalaman atau audit keuangan terhadap perusahaan,” katanya.

Baca Juga :  Dinyatakan Lengkap, Berkas Pacar Anak Pejabat Ditjen Pajak Dikirim ke Kejaksaan

Selain laporan di Polres Samosir, Bontor juga mengungkapkan adanya laporan polisi lain di Polda Sumatera Utara terhadap MT selaku pelapor dalam perkara ini.

Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana penggelapan dan masih dalam tahap penyelidikan.

“Adanya juga laporan polisi di Polda Sumatera Utara terhadap yang bersangkutan selaku pelapor yang diduga melakukan penggelapan dan masih dalam proses penyelidikan dengan kendala audit keuangan,” ucap dia.

Menurut Bontor, kedua perkara tersebut kini masih sama-sama dalam penanganan aparat kepolisian, baik di Polda Sumatera Utara maupun di Polres Samosir.

Ia menegaskan pihaknya menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan percaya penyidik akan bekerja secara profesional tanpa intervensi.

Baca Juga :  Tangkap Kelompok Anshor Daulah, Polisi Imbau Masyarakat Semakin Waspada

“Kami percaya bahwa kepolisian, dalam hal ini penyidik baik di Polda Sumut maupun Polres Samosir, dapat bertindak profesional tanpa intervensi, serta tidak menghiraukan tekanan-tekanan melalui media oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab atas pemberitaan yang sepihak dan tidak berdasarkan hukum,” tutur Bontor.

Selain itu, Bontor mengungkapkan, MT juga telah mengajukan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri Balige terkait pengelolaan Hotel Toledo.

Gugatan tersebut didaftarkan pada 18 Februari 2026 dengan nomor perkara 25/Pdt.G/2026/PN Blg.

“Gugatan tersebut secara tidak langsung mengakui bahwa ranah permasalahan ini berada dalam ruang lingkup keperdataan,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...