Sabtu, Oktober 3, 2026

DPR Khawatir Pengadaan Kereta Bekas dari Jepang Barang Rongsokan

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Anggota Komisi VI DPR RI Endro Suswantoro Yahman merasa khawatir dengan rencana PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) yang akan mengimpor kereta bekas dari Jepang.

Dia menilai rencana pengadaan kereta untuk mengganti 10 rangkaian KRL yang sudah tua, tidak akan terjadi jika PT KCI memiliki rencana bisnis yang baik.

Sehingga, Endro menekankan agar pengadaan barang impor kereta bekas tidak dijadikan kebiasaan oleh pemerintah.

“Perlu ada business plan yang lebih baik lagi sehingga apa-apa bisa ditanggulangi atau diproduksi sendiri, karena ini menyangkut teknologi tinggi dan padat modal. Ini perlu perencanaan yang baik,” ujar Endro saat rapat dengan pejabat PT KCI, di Gedung DPR Senayan, dalam keterangannya yang diterima (28/3/2023).

Baca Juga :  Pasar UMKM Banyak Anjlok, Pemerintah Siapkan Aturan E- Commerce Berbasis Media Sosial

Selain PT KCI, dalam RDP bersama Komisi VI DPR RI di Gedung Nusantara I DPR RI pada Senin (27/3/2023), turut hadir pejabat PT KAI dan INKA.

Lebih lanjut, Endro mengatakan Indonesia perlu melakukan rekonstruksi ulang bisnis industri kereta api yang ada.

Sebab, Indonesia sendiri melalui PT INKA dinilai memiliki industri manufaktur sarana kereta api terbesar dan terbaik di Asia Tenggara.

Baca Juga :  Ujung Tombak UU Kepailitan, Begini Pesan Wamenko Otto Hasibuan kepada Pengurus AKPI yang Baru  

“Nampaknya perlu rekonstruksi ulang tentang bisnis industri kereta api yang ada. Ini harus mengacu pada PP Nomor 14 tahun 2015 tentang Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional, dan ini kami memahami menteri perindustrian pun keberatan untuk impor. Kalau ini keterusan, terus ini kapan selesainya?” tanya Endro.

Menurut Endro, sebenarnya tidak sulit bagi Indonesia untuk bisa mandiri dengan memproduksi kereta api sendiri.

Utamanya, jika ada sinergi antar BUMN untuk bisa menciptakan kereta api sendiri.

“INKA ini kan tidak semuanya produksi INKA, sinyal ada di PT LEN, terus rem di Pindad, kan enak sekali kerja sama antara BUMN, terus bogie nya di PT Barata, baja dari Krakatau Steel. Ini tinggal sebenarnya INKA ini industri perakitan, barangnya kan udah ada,” jelas politisi PDI-Perjuangan ini.

Baca Juga :  Sri Mulyani Alokasikan Anggaran Pengadaan Mobil Listrik buat Pejabat Eselon, Harga Per Unit Hampir Rp 1 Miliar

Selain itu, terhadap rencana impor kereta bekas tersebut, kata dia, KCI perlu memeriksa secara teknis kereta tersebut.

“Jangan sampai nanti kita terjebak membeli barang rongsokan. Ini harus jelas. Betul kereta itu masih beroperasi di Jepang, tapi sudah berapa lama umurnya, saya minta running test-nya ini betul-betul dijalankan,” pesannya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...