Jumat, April 3, 2026

Heru Budi Cek Kondisi Trotoar Depan Kedubes AS yang Sudah Dikembalikan untuk Pejalan Kaki

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Penjabat (Pj.) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengecek kondisi trotoar di depan Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS), Gambir, Jakarta Pusat, pada Minggu (11/6) pagi.

Menurutnya, terdapat beberapa poin yang harus segera ditindaklanjuti oleh jajarannya terkait untuk penataan lanjutan di area tersebut.

Heru pun mengapresiasi sinergi Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI dan Kedubes AS dengan Pemprov DKI Jakarta, sehingga dapat mengembalikan fungsi trotoar untuk pejalan kaki.

“Pertama, cone dan Movable Concrete Barrier (MCB) sudah diangkut. Saya ucapkan terima kasih kepada jajaran Kemlu dan Duta Besar Amerika yang telah mau bersama-sama mengembalikan fungsi trotoar,” katanya di lokasi.

Baca Juga :  Soal Penggunaan APBD 2022, Komisi di DPRD Jakarta Sampaikan Lima Rekomendasi kepada Prasetio Edi

Pengecekan yang dilakukan olehnya juga bertujuan agar area trotoar makin nyaman dan indah untuk dilewati masyarakat.

Ia telah menginstruksikan pembersihan dan penataan di sekitar trotoar, termasuk menata kabel PLN.

“Pagi ini saya mengecek apa yang masih kurang. Contohnya, kita akan bersihkan, di sana ada pohon yang memang sudah ada, tapi kita rapikan. Artinya, kita perbaiki juga wilayah ini,” ungkapnya.

Baca Juga :  Meriahkan Hari Lahir Pancasila, WJS Sabet Juara Lomba Mancing Forum Wartawan

“Memang dari awal saya ingin ada kemudahan bagi warga, yang dari arah Tugu Tani bisa terus berjalan ke arah Patung Kuda, supaya nyaman. Harapannya, ke depan dapat berfungsi secara optimal,” tambahnya.

Diketahui, trotoar di depan Kedubes AS telah dikembalikan untuk pejalan kaki pada Jumat (9/6) malam.

Pembukaan trotoar tersebut juga disaksikan oleh jajaran Kemlu RI dan Kedubes AS.

Baca Juga :  Penyegelan Padel di Jaksel Berlanjut, Citata Setop Pembangunan Tak Berizin di Tebet

Diketahui trotoar di depan Gedung Kedubes AS sudah ditutup menggunakan MCB sejak 2013.

Trotoar ditutup karena gedung kedutaan dalam proses pembangunan.

Kondisi ini membuat para pejalan kaki tidak dapat melintas lantaran terhalang oleh beton MCB, dan harus berjalan di bahu jalan.

Petugas keamanan selalu meminta pejalan kaki yang melintas di trotoar untuk berpindah jalur ke bahu jalan ketika berada di depan kantor Kedubes AS.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...

Pelarian Dua Pelaku Kasus Mayat dalam Freezer Berakhir di Majalengka

Aliansi.co, Jakarta- Pelarian dua pelaku kasus penemuan mayat dalam freezer di Kabupaten Bekasi akhirnya berakhir di Majalengka, Jawa Barat. Keduanya berhasil ditangkap oleh Tim Subdit...

Dilaporkan ke Polda, Dugaan Transaksi Fiktif Fasilitas Kredit di Medan Diadukan hingga OJK

Aliansi.co-Jakarta- PT Toba Surimi Industries (PT TSI) melaporkan dugaan penarikan dana fiktif senilai Rp124,4 miliar dari fasilitas kredit modal kerja (KMK) miliknya ke Polda...

Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Salemba, Polisi Turun Selidiki Motif OTK

Aliansi.co, Jakarta- Polisi menyelidiki kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus (AY) di kawasan...