Jumat, April 3, 2026

IPAL Rusun Menara Samawa Tak Berfungsi, DPRD Desak Pemprov DKI Evaluasi Sarana Jaya

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Anggota DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi menyoroti serius kondisi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Rumah Susun (Rusun) Menara Samawa, Pondok Kelapa, Jakarta Timur, yang tidak beroperasi sebagaimana mestinya.

Temuan ini diperoleh Suhaimi saat menjalani agenda reses beberapa waktu lalu.

Menurut Suhaimi, warga menduga IPAL yang seharusnya bertugas menjernihkan limbah domestik, termasuk air mandi dan air kotor lainnya, tidak difungsikan.

Akibatnya limbah warga mencemari lingkungan karena dialirkan ke luar area rusun.

Baca Juga :  89 Pelanggar IMB Diseret Sudin Citata Jaksel ke Meja Hijau

“Limbah air mandi dan semacamnya dialirkan ke luar Menara Samawa,” ujar Suhaimi saat ditemui usai reses. “Bangunan IPAL-nya ada, terlihat lengkap dan siap pakai, tapi seluruh sistem dibiarkan mati tanpa pernah dijalankan,” kata Suhaimi dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (23/7/2027).

Warga bahkan menuding pengelola rusun, dalam hal ini Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Sarana Jaya, telah mengabaikan kewajiban dalam pengelolaan limbah.

Dugaan sementara, hal ini dilakukan demi penghematan biaya operasional.

“Masalah ini dianggap warga sebagai pelanggaran serius terhadap prinsip sanitasi dan hak atas lingkungan hidup yang bersih,” tegas politisi PKS itu.

Baca Juga :  Pj Gubernur DKI Sebar Ratusan Petugas Pemeriksa Kesehatan dan Penyembelihan Hewan Kurban

Suhaimi menyebut, dampak dari ketidakberfungsian IPAL tersebut tidak hanya dirasakan oleh penghuni Rusun Menara Samawa, tetapi juga bisa menjalar ke masyarakat sekitar jika dibiarkan terus-menerus.

“Ini bukan masalah kecil. Ketika IPAL tidak berfungsi, artinya ada pencemaran lingkungan yang dibiarkan,” kata Suhaimi.

“Lama-lama, seluruh Pondok Kelapa bisa tercemar,” sambungnya.

Ia pun meminta agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta turun tangan secara langsung untuk menindaklanjuti temuan tersebut.

Baca Juga :  Dikendalikan dari Lapas, Pengedar Ganja Asal Medan Ditangkap di Pondok Cabe

“Saya meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Perumahan untuk segera mengecek kondisi pengolahan limbah di sana. Jangan sampai ini terus berlarut,” ujarnya.

Tak hanya itu, Suhaimi juga mendesak Badan Pembina BUMD (BP BUMD) melakukan evaluasi dan pembinaan terhadap Sarana Jaya sebagai pengelola.

“Saya juga akan meminta BP BUMD melakukan pembinaan ke Sarana Jaya. Jangan sampai warga jadi korban kelalaian pemerintah,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...

Pelarian Dua Pelaku Kasus Mayat dalam Freezer Berakhir di Majalengka

Aliansi.co, Jakarta- Pelarian dua pelaku kasus penemuan mayat dalam freezer di Kabupaten Bekasi akhirnya berakhir di Majalengka, Jawa Barat. Keduanya berhasil ditangkap oleh Tim Subdit...

Dilaporkan ke Polda, Dugaan Transaksi Fiktif Fasilitas Kredit di Medan Diadukan hingga OJK

Aliansi.co-Jakarta- PT Toba Surimi Industries (PT TSI) melaporkan dugaan penarikan dana fiktif senilai Rp124,4 miliar dari fasilitas kredit modal kerja (KMK) miliknya ke Polda...

Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Salemba, Polisi Turun Selidiki Motif OTK

Aliansi.co, Jakarta- Polisi menyelidiki kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus (AY) di kawasan...