Minggu, Oktober 4, 2026

Ketua DPRD Suhud Alynudin Soroti APBD DKI: Defisitnya Cukup Besar

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Ketua DPRD DKI Jakarta yang baru dilantik, Suhud Alynudin, menyoroti kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta yang tengah menghadapi tekanan fiskal yang cukup berat.

Ia menegaskan program-program yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat tidak boleh terdampak kebijakan efisiensi anggaran.

Pernyataan tersebut disampaikan Suhud usai mengucapkan sumpah jabatan sebagai Ketua DPRD DKI Jakarta sisa masa jabatan 2024-2029, Senin (8/6/2026).

Menurut Suhud, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta saat ini dihadapkan pada kondisi defisit anggaran yang cukup besar.

Baca Juga :  Hari Terakhir Jadi Pj Gubernur DKI, Teguh Setyabudi Terkesan Rapat di Kantor Wali Kota Jaksel

Selain itu, berkurangnya Dana Bagi Hasil (DBH) turut memengaruhi ruang fiskal daerah sehingga mendorong pemerintah melakukan langkah efisiensi.

“Defisitnya cukup besar. Mengharuskan Pemprov DKI Jakarta melakukan efisiensi terhadap anggaran yang ada,” kata Suhud.

Meski menyadari perlunya penyesuaian belanja daerah, Suhud menekankan bahwa DPRD akan mengawasi secara ketat agar kebijakan efisiensi tidak menyentuh program-program yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat.

Ia menyebut sejumlah program prioritas seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), subsidi pangan, hingga anggaran penanganan dan pencegahan banjir harus tetap mendapatkan perlindungan anggaran.

Baca Juga :  Soroti Kenakalan Remaja di Binus School, SDM Polri Gelar Psikososial kepada Pelajar di Tangsel

“Dewan ingin memastikan tidak ada pemotongan terhadap anggaran yang terkait dengan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Suhud menilai penghematan seharusnya difokuskan pada pos-pos belanja yang tidak memiliki dampak signifikan terhadap pembangunan maupun pelayanan publik.

Karena itu, ia menekankan upaya efisiensi tetap dapat dilakukan tanpa mengurangi manfaat yang diterima warga.

“Itu kita pastikan tidak ada pemotongan dan tidak ada pengurangan,” tegasnya.

Selain mendorong efisiensi yang tepat sasaran, Suhud juga meminta Pemprov DKI Jakarta lebih agresif mencari sumber pembiayaan alternatif untuk mendukung pembangunan daerah.

Baca Juga :  Pemkot Jaksel Dukung Festival Strawberry Nonsan dan Budaya Korsel

Salah satu langkah yang menurutnya perlu diperkuat adalah skema creative financing melalui kerja sama dengan berbagai pihak.

Menurut dia, Jakarta memiliki banyak potensi yang dapat dimanfaatkan untuk membuka peluang pendanaan baru sehingga pembangunan tidak sepenuhnya bergantung pada sumber pendapatan konvensional.

“Jakarta memiliki banyak potensi pendanaan dan peluang kerja sama yang bisa dikembangkan bersama berbagai pihak,” ungkapnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...