Jumat, April 3, 2026

KPK OTT Pejabat Bea Cukai dan Pajak, Purbaya: Kemarin Sudah Saya Obrak-abrik

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa angkat bicara terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai di Jakarta dan Banjarmasin.

Purbaya menegaskan, sebelum OTT KPK, dirinya juga telah melakukan pembenahan internal di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Hal itu disampaikan Purbaya merespons OTT KPK yang menyasar pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai di Jakarta dan Banjarmasin.

Baca Juga :  KPK Tetapkan 10 Tersangka Kasus Suap Proyek Jalur Kereta Api, Hasil Komisi Tender Rp 14,5 Miliar

“Kemarin kan Bea Cukai sudah saya obrak-abrik. Kan yang dapat yang di pinggir kan, sudah terdeteksi memang sebelum-sebelumnya. Memang ada sesuatu yang aneh di situ,” ujar Purbaya kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, dikutip Kamis (5/2/2026).

Menurut Purbaya, OTT yang dilakukan KPK terhadap anak buahnya bukanlah sesuatu yang perlu disikapi secara berlebihan.

Ia justru memandang langkah tersebut sebagai momentum positif untuk mempercepat perbaikan dan pembersihan internal di sektor Pajak dan Bea Cukai.

Baca Juga :  KPK OTT di Labuhanbatu, Bupati hingga Anggota DPRD Ditangkap

“Kenapa terpukul? Kan itu justru merupakan titik masuk untuk memperbaiki Pajak dan Bea Cukai sekaligus,” kata dia.

Purbaya menambahkan, Kementerian Keuangan akan tetap memberikan pendampingan kepada pegawai yang terseret kasus hukum.

Namun, ia menegaskan pendampingan tersebut tidak dimaksudkan untuk mencampuri proses hukum yang sedang berjalan.

“Pendampingan itu bukan untuk intervensi. Proses hukum tetap berjalan dan kami hormati sepenuhnya,” ucapnya.

Sementara itu, KPK mengonfirmasi telah melaksanakan dua operasi tangkap tangan pada Rabu (4/2/2026). OTT pertama dilakukan di Banjarmasin, sementara OTT kedua berlangsung di Jakarta dan melibatkan pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.

Baca Juga :  Ketua KPK Akui soal Foto Pertemuan dengan SYL di Lapangan Badminton, Tapi...

“Jadi, hari ini ada dua OTT. Satu, Banjarmasin. Kedua, Bea Cukai Jakarta,” ungkap Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto saat dikonfirmasi, Rabu (4/2/2026).

Fitroh menjelaskan, dua OTT tersebut merupakan perkara yang berbeda dan tidak saling berkaitan.

“Beda kasus,” kata Fitroh.

Hingga kini, KPK masih mendalami kedua perkara tersebut dan akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut sesuai dengan hasil penyidikan.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...

Pelarian Dua Pelaku Kasus Mayat dalam Freezer Berakhir di Majalengka

Aliansi.co, Jakarta- Pelarian dua pelaku kasus penemuan mayat dalam freezer di Kabupaten Bekasi akhirnya berakhir di Majalengka, Jawa Barat. Keduanya berhasil ditangkap oleh Tim Subdit...

Dilaporkan ke Polda, Dugaan Transaksi Fiktif Fasilitas Kredit di Medan Diadukan hingga OJK

Aliansi.co-Jakarta- PT Toba Surimi Industries (PT TSI) melaporkan dugaan penarikan dana fiktif senilai Rp124,4 miliar dari fasilitas kredit modal kerja (KMK) miliknya ke Polda...

Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Salemba, Polisi Turun Selidiki Motif OTK

Aliansi.co, Jakarta- Polisi menyelidiki kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus (AY) di kawasan...