Selasa, Mei 19, 2026

Ketua KPK Akui soal Foto Pertemuan dengan SYL di Lapangan Badminton, Tapi…

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri angkat bicara soal beredarnya foto pertemuan dirinya dengan mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) di lapangan badminton.

Firli mengakui adanya pertemuan dirinya dengan SYL di GOR Tangki, Mangga Besar, Jakbar seperti pada foto dan video yang beredar.

”Tapi itu (pertemuan) tepatnya pada 2 Maret 2022. Pak Syahrul datang waktu saya sedang bermain bersama beberapa atlet eks Pelatnas bulu tangkis. Itu memang di GOR Tangki, Mangga Besar, Jakarta. Malam hari dan ramai sekali orang di sana,” kata Firli kepada wartawan di Jakarta, dikutip Senin (9/10/2023).

Baca Juga :  Mentan Syahrul Yasin Limpo Mengundurkan Diri dari Kabinet Jokowi

Firli juga heran mengapa tiba-tiba SYL mendatanginya saat itu.

Terlebih menemuinya di lapangan bulu tangkis tanpa janjian atau komunikasi sebelumnya.

Padahal Kamis paginya, Firli dan SYL baru rapat virtual soal hortikultura dan stok pangan bersama sejumlah menteri dan pimpinan lembaga terkait.

Karena itu, Firli mengaku sampai mengecek ke Deputi Penindakan KPK apakah SYL sedang ada perkara saat itu.

Baca Juga :  Survei Terkini, Elektabilitas Ganjar Nyungsep Gegara Piala Dunia U-20

”Ternyata pada Maret 2022 belum ada perkara Kementan di KPK,” ungkap Firli.

Firli mengatakan adapun pembicaraan dalam pertemuan di lapangan bulutangkis pada 2 Maret 2022 terkait soal hortikultura yang dibahas dalam rapat virtual pada pagi harinya.

”Seingat saya soal pangan ya karena pagi harinya kami ikut rapat kajian hortikultura dan buffer stock dari Deputi Pencegahan KPK,”jawab Firli.

Dia juga menyebut bahwa pertemuan saat itu juga berlangsung singkat karena dirinya fokus menghadapi lawan tanding bulutangkis berikutnya.

Baca Juga :  Kasus Dugaan Pemerasan Pimpinan KPK, Polisi Korek Keterangan Saut Situmorang Hari Ini

“Saya sampai bilang, kalau saya main, Bapak mau pulang ya pulang saja,” kata Firli.

Firli pun meminta masyarakat untuk tidak tergiring opini terkait foto dan video pertemuannya dengan SYL.

Ia juga berharap masyarakat tidak tergiring dengan isu liar yang dapat mengaburkan kasus korupsi di Kementan yang tengah diusut KPK.

“Untuk itu, kami berharap masyarakat tidak tergiring opini-opini yang tidak sesuai fakta dan dapat mengaburkan pokok perkara yang sedang KPK tangani,” ujar Firli.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...