Sabtu, Oktober 3, 2026

Ketua KPK Akui soal Foto Pertemuan dengan SYL di Lapangan Badminton, Tapi…

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri angkat bicara soal beredarnya foto pertemuan dirinya dengan mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) di lapangan badminton.

Firli mengakui adanya pertemuan dirinya dengan SYL di GOR Tangki, Mangga Besar, Jakbar seperti pada foto dan video yang beredar.

”Tapi itu (pertemuan) tepatnya pada 2 Maret 2022. Pak Syahrul datang waktu saya sedang bermain bersama beberapa atlet eks Pelatnas bulu tangkis. Itu memang di GOR Tangki, Mangga Besar, Jakarta. Malam hari dan ramai sekali orang di sana,” kata Firli kepada wartawan di Jakarta, dikutip Senin (9/10/2023).

Baca Juga :  Kasus Dugaan Pemerasan Pimpinan KPK, Polisi Korek Keterangan Saut Situmorang Hari Ini

Firli juga heran mengapa tiba-tiba SYL mendatanginya saat itu.

Terlebih menemuinya di lapangan bulu tangkis tanpa janjian atau komunikasi sebelumnya.

Padahal Kamis paginya, Firli dan SYL baru rapat virtual soal hortikultura dan stok pangan bersama sejumlah menteri dan pimpinan lembaga terkait.

Karena itu, Firli mengaku sampai mengecek ke Deputi Penindakan KPK apakah SYL sedang ada perkara saat itu.

Baca Juga :  Syahrul Yasin Limpo Resmi Ditetapkan Tersangka Korupsi di Kementan

”Ternyata pada Maret 2022 belum ada perkara Kementan di KPK,” ungkap Firli.

Firli mengatakan adapun pembicaraan dalam pertemuan di lapangan bulutangkis pada 2 Maret 2022 terkait soal hortikultura yang dibahas dalam rapat virtual pada pagi harinya.

”Seingat saya soal pangan ya karena pagi harinya kami ikut rapat kajian hortikultura dan buffer stock dari Deputi Pencegahan KPK,”jawab Firli.

Dia juga menyebut bahwa pertemuan saat itu juga berlangsung singkat karena dirinya fokus menghadapi lawan tanding bulutangkis berikutnya.

Baca Juga :  Jokowi Apresiasi Muktamar Sufi Internasional: Membuktikan Islam Indonesia Tak Lagi di Pinggiran

“Saya sampai bilang, kalau saya main, Bapak mau pulang ya pulang saja,” kata Firli.

Firli pun meminta masyarakat untuk tidak tergiring opini terkait foto dan video pertemuannya dengan SYL.

Ia juga berharap masyarakat tidak tergiring dengan isu liar yang dapat mengaburkan kasus korupsi di Kementan yang tengah diusut KPK.

“Untuk itu, kami berharap masyarakat tidak tergiring opini-opini yang tidak sesuai fakta dan dapat mengaburkan pokok perkara yang sedang KPK tangani,” ujar Firli.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...