Sabtu, Oktober 3, 2026

Menteri Purbaya Buka-bukaan Soal Isu Kenaikan BBM dan Kondisi APBN 2026

WIB

Aliansi.co,Jakarta-Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka-bukaan mengenai isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) serta kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.

Hal itu disampaikan Purbaya dalam konferensi pers mengenai kebijakan harga BBM bersubsidi dan transportasi udara di Jakarta, Senin (6/4/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Purbaya menegaskan pemerintah telah menghitung seluruh risiko fiskal secara matang dan memastikan harga BBM bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir tahun.

Ia juga menyampaikan bahwa kebijakan subsidi BBM tetap dilanjutkan dengan mempertimbangkan berbagai skenario, termasuk kemungkinan harga minyak dunia menyentuh 100 dolar AS per barel.

Baca Juga :  Pemerintah Siapkan Rest Area Darurat Mudik, Keluar-Masuk Jalan Tol Tidak Bayar Lagi

Meski demikian, defisit APBN dipastikan tetap terkendali di kisaran 2,9 persen.

“Subsidi BBM akan terus berjalan sampai akhir tahun dan harganya tidak naik. Anggaran kita cukup,” ujar Purbaya.

Ia menjelaskan, pemerintah memiliki bantalan fiskal yang kuat, salah satunya melalui sisa anggaran lebih (SAL) sebesar Rp420 triliun.

Dana tersebut dapat digunakan untuk meredam tekanan jika terjadi lonjakan harga minyak global yang signifikan.

Baca Juga :  Menteri Bahlil: Investor Ingin Presiden Terpilih 2024 Konsisten Seperti Jokowi

Purbaya juga meminta masyarakat tidak terpancing spekulasi terkait kondisi keuangan negara.

Menurutnya, kapasitas fiskal Indonesia masih memadai untuk menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendukung berbagai program pemerintah.

“Masyarakat tidak perlu khawatir. Semua kebijakan sudah kami hitung, dan anggaran kita cukup untuk menjaganya,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa peningkatan defisit pada awal tahun merupakan bagian dari strategi percepatan belanja pemerintah.

Langkah ini diambil agar pertumbuhan ekonomi lebih merata sepanjang tahun, tidak hanya terkonsentrasi di akhir periode anggaran.

Baca Juga :  Jokowi Resmikan Pasar Induk Terbesar di Indonesia, Di Kota Mana?

Dalam kesempatan yang sama, Purbaya turut memaparkan kinerja APBN 2025 yang menunjukkan tren positif.

Defisit diperkirakan menurun dari target awal 2,91 persen menjadi sekitar 2,8 persen.

Perbaikan tersebut berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,39 persen pada triwulan IV 2025 dan diproyeksikan meningkat hingga di atas 5,5 persen.

“Kalau ekonomi tumbuh baik, pendapatan negara ikut meningkat. Dampaknya, belanja ke kementerian dan lembaga bisa lebih optimal sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi ke depan,” kata Purbaya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...