Rabu, Agustus 19, 2026

Pansus DPRD Soroti Optimalisasi Aset DKI, Singgung Lahan Terbengkalai di Wilayah

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Panitia Khusus (Pansus) DPRD DKI Jakarta menyoroti masih banyaknya aset milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang belum dimanfaatkan secara optimal.

Dalam proses pendataan dan evaluasi, Pansus menemukan sejumlah lahan dan aset yang berada di luar wilayah Jakarta dalam kondisi terbengkalai sehingga belum memberikan manfaat bagi masyarakat maupun daerah.

Temuan tersebut mengemuka dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (P2 APBD) Tahun Anggaran 2025.

DPRD menilai persoalan aset daerah masih menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dituntaskan melalui langkah penataan yang lebih terintegrasi.

Anggota Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta Syahroni mengatakan, pengelolaan aset daerah tidak hanya menghadapi persoalan administrasi, tetapi juga terkendala masalah penguasaan oleh pihak ketiga, sengketa hukum, hingga aset yang tidak dimanfaatkan secara produktif.

Baca Juga :  Pemkot Tangsel Kirim Ambulans dan Tenaga Medis ke Tegal, Jemput Korban Bus Masuk Jurang di Guci

“Banyak aset yang dikelola secara tidak tertib, termasuk apartemen atau lahan milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang berada di luar wilayah Jakarta namun tidak dimanfaatkan secara optimal,” kata Syahroni dalam keterangannya, dikutip Jumat (12/6/2026).

Menurut dia, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius karena aset daerah seharusnya dapat dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan publik maupun meningkatkan pendapatan daerah.

Karena itu, Fraksi PAN meminta Pemprov DKI menyiapkan strategi yang jelas dalam menertibkan dan mengoptimalkan aset-aset yang terbengkalai.

Baca Juga :  Pencabutan KJP Plus Disoal, Dinas Pendidikan Jakarta Janji Cek Ulang Data Siswa

“Bagaimana strategi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menertibkan pengelolaan aset yang terbengkalai, khususnya apartemen dan lahan di luar wilayah Jakarta, agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat?” ujarnya.

Syahroni menjelaskan, penataan aset perlu dilakukan secara menyeluruh mulai dari pendataan ulang, penertiban administrasi, penyelesaian status hukum, hingga penyusunan skema pemanfaatan yang produktif.

Dengan langkah tersebut, aset yang selama ini tidak termanfaatkan dapat dialihkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat, seperti fasilitas pelayanan publik, ruang sosial, maupun sumber pendapatan daerah.

Selain menyoroti aset yang berada di luar Jakarta, DPRD juga terus mendorong percepatan penyelesaian penyerahan fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos-fasum) dari para pengembang.

Baca Juga :  Pramono Pilih Normalisasi Sungai Ciketing Usai Tinjau Langsung Longsor Bantargebang

Hingga kini, masih terdapat sejumlah pengembang yang belum memenuhi kewajiban menyerahkan lahan kepada pemerintah daerah.

Untuk mempercepat penyelesaian persoalan tersebut, DPRD DKI Jakarta telah membentuk Pansus yang bertugas mengawal proses penyerahan aset sekaligus memastikan seluruh aset daerah tercatat dan dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya.

“Saat ini, fokus utama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan DPRD meliputi penyelesaian penyerahan fasilitas sosial dan umum dari pengembang serta optimalisasi aset di luar kota,” tutur Syahroni.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...