Aliansi.co, Jakarta – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan terus mempercepat pembangunan saluran air di Jalan Muchtar, Pesanggrahan, sebagai upaya mengatasi genangan yang selama ini dikeluhkan warga dan pengguna jalan.
Pembangunan saluran baru di kawasan perbatasan Jakarta Selatan dengan Tangerang tersebut dilaksanakan oleh Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Selatan.
Hingga kini, progres pekerjaan telah mencapai 31 persen dan ditargetkan rampung pada 10 September 2026.
Kepala Sudin SDA Jakarta Selatan Santo mengatakan, pembangunan saluran dilakukan untuk mengembalikan fungsi drainase yang selama ini tidak bekerja secara optimal sehingga kerap memicu genangan saat hujan.
“Pembangunan saluran ini bertujuan mengembalikan fungsi drainase di kawasan yang selama ini kerap mengalami genangan saat hujan,” kata Santo, Selasa (28/7/2026).
Ia menjelaskan, proyek yang dimulai sejak 14 Juli 2026 itu menggunakan saluran pracetak atau u-ditch berukuran 80 sentimeter agar aliran air lebih lancar sekaligus membuat proses konstruksi lebih efisien.
“Per hari ini pemasangan u-ditch kurang lebih telah mencapai 150 meter, jadi progres pekerjaan sudah 31 persen,” ujarnya.
Untuk mempercepat penyelesaian proyek, Sudin SDA Jakarta Selatan mengerahkan satu unit alat berat jenis ekskavator.
Selain mempercepat pemasangan, penggunaan alat berat juga membuat hasil pekerjaan lebih rapi.
Menurut Santo, pengerjaan dilakukan sejak pagi hingga malam hari agar saluran dapat segera difungsikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Selama proses pengerjaan berlangsung kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan oleh para pengguna jalan,” ucapnya.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang tetap bersabar selama proses pembangunan berlangsung.
“Terima kasih atas kesabaran dan pengertian dari para pengguna jalan,” sambung Santo.
Pembangunan saluran tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan warga terkait sistem drainase di lokasi yang tidak lagi berfungsi optimal sehingga menyebabkan genangan setiap kali hujan turun.
Menindaklanjuti laporan itu, Wali Kota Jakarta Selatan Syafrin Liputo menginstruksikan percepatan pembangunan saluran baru di lokasi tersebut.
Santo berharap keberadaan saluran baru nantinya mampu mengatasi persoalan genangan sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat.
“Semoga dengan rampungnya pembangunan saluran baru ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Seksi Pembangunan Drainase Sudin SDA Jakarta Selatan, Horas Yosua, mengatakan pihaknya mengutamakan aspek keselamatan selama proses pekerjaan berlangsung.
Petugas telah memasang rambu dan plang pengamanan di sepanjang area proyek sebagai peringatan bagi pengguna jalan yang melintas agar lebih berhati-hati.
Selain itu, para pekerja secara rutin membersihkan sisa material dan puing galian agar tidak mengganggu arus lalu lintas maupun aktivitas warga.
“Kami berharap pembangunan dapat selesai sesuai target dan rencana kerja. Untuk progres di lapangan terus kami pantau,” kata Yosua.
