Sabtu, April 18, 2026

Pengamat Apresiasi Pernyataan Gubernur Pramono, Soal Apa?

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Pengamat Kebijakan Publik Sugiyanto Emik menilai pernyataan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo merupakan sikap kenegarawanan yang layak diapresiasi dan patut dijadikan teladan bagi para pemimpin, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Menurut Sugiyanto, pernyataan Gubernur Pramono menunjukkan kedewasaan dalam memandang kepemimpinan.

“Pernyataan Gubernur Pramono sangat layak mendapat apresiasi tinggi dan pantas menjadi teladan bagi masyarakat Jakarta maupun rakyat Indonesia,” ujar Sugiyanto, Jumat (12/12/2025).

Pria berkacamata yang biasa disapa SGY ini mengungkapkan, apresiasi tersebut setelah ia melihat unggahan video pernyataan Gubernur Pramono yang muncul di beranda Facebook pribadinya.

Dalam video tersebut, Gubernur Pramono menyampaikan pandangan yang dinilai sarat makna tentang esensi kepemimpinan.

Ia menegaskan bahwa tugas pemimpin bukan sekadar membuat kebijakan baru untuk meninggalkan jejak pribadi, melainkan menyelesaikan persoalan yang diwariskan oleh pemimpin sebelumnya.

“Masalah bangsa ini salah satunya adalah setiap pergantian gubernur atau pemimpin, selalu ingin namanya tercatat melalui proyek atau kebijakan baru. Bagi saya tidak demikian. Tugas saya adalah menyelesaikan persoalan yang tertunda dari para gubernur sebelumnya,” ujar Pramono.

Baca Juga :  DPRD Kaget Muncul Anggaran Rp 6,3 Miliar untuk Pengadaan Motor Listrik Dishub DKI

Sugiyanto menyebut pernyataan tersebut sebagai pesan mendalam yang menyentuh dan memberikan harapan.

“Ini bukan hanya ungkapan, tapi cermin dari pemimpin yang matang dan bertanggung jawab. Beliau memberi contoh bahwa pemerintahan itu keberlanjutan, bukan penghapusan jejak pendahulu,” tutur Sugiyanto.

Menuntaskan Masalah Warisan Para Gubernur

Dalam penjelasannya, Gubernur Pramono mengurai sejumlah persoalan yang ia tuntaskan melalui komunikasi dengan para mantan Gubernur DKI Jakarta.

Pramono menuturkan pengalamannya saat bertemu mantan Gubernur Sutiyoso (Bang Yos).

Ia menanyakan apa yang masih menjadi harapan Bang Yos untuk dituntaskan.

“Monorail, itu mengganggu saya. Jalan Rasuna Said, bisa nggak kamu selesaikan?” demikian ucapan Bang Yos yang ditirukan Pramono.

Pramono menyebut bahwa ia telah mengurus persoalan tersebut secara intens.

“Setelah hampir enam bulan bekerja, penyelesaiannya rampung. Pembangunan yang berkaitan akan mulai dibongkar pada Januari 2025,” jelasnya.

Baca Juga :  Pedagang Barito Diberi SP I, Pemkot Jaksel Dorong Relokasi ke Sentra Fauna Lenteng Agung

Pramono juga berkisah tentang pertemuannya dengan Gubernur periode 2017–2022, Anies Rasyid Baswedan.

Salah satu yang menurutnya penting adalah Jakarta International Stadium (JIS).

“JIS ini bagus, tapi tanpa dukungan sistem transportasi yang memadai, justru bisa jadi masalah,” katanya.

Karena itu, Pramono mendatangi Kementerian Perhubungan untuk meminta agar KRL dapat berhenti di bawah kawasan JIS.

“Alhamdulillah disetujui. Dalam beberapa minggu ke depan KRL sudah bisa berhenti di sana,” lanjutnya.

Ia juga memaparkan rencana pembangunan jembatan sepanjang 350 meter yang menghubungkan JIS dengan Ancol—proyek yang selama bertahun-tahun tertunda akibat ego sektoral antarinstansi.

Terkait legasi Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Pramono memberi perhatian pada penataan Kalijodo dan persoalan Rumah Sakit Sumber Waras (RSSW).

“Kalijodo yang dulu tempat maksiat, pada masa Pak Ahok sudah berubah jadi ruang publik. Tapi karena tidak dilanjutkan, kondisinya kembali buruk. Sekarang saya kembalikan lagi fungsinya sebagai ruang terbuka yang aman dan layak,” ucap Pramono.

Baca Juga :  Buka Bulanan Fokus, Sekko Jaksel Imbau Ustadzah Tak Saling Menyerang dalam Dakwah

Untuk masalah RSSW, ia menegaskan pentingnya penyelesaian hukum yang telah berlarut selama satu dekade.

“Kalau tidak diselesaikan, selalu ada potensi pihak yang nanti menjadi tersangka. Ini harus dituntaskan dengan cara elegan,” tegasnya.

Sugiyanto menilai sikap Pramono sebagai wujud kepemimpinan yang matang, visioner, dan jauh dari ambisi pribadi.

“Beliau menunjukkan bahwa pemimpin sejati tidak mengejar popularitas atau legasi pribadi. Fokusnya adalah menyelesaikan masalah, bukan menciptakan masalah baru,” tambah Sugiyanto.

Ia juga mengajak masyarakat Jakarta bersyukur memiliki pemimpin yang bekerja dengan tulus.

“Pramono itu baik hati, peduli, cerdas, lugas, visioner, dan fokus. Jakarta butuh pemimpin seperti ini,” tegasnya.

Sugiyanto menutup pernyataannya dengan doa agar Gubernur DKI Jakarta diberi kekuatan dalam menjalankan amanah.

“Semoga Gubernur Pramono Anung Wibowo senantiasa diberi kesehatan dan kemudahan dalam menjalankan tugas-tugas besar untuk Jakarta. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin,” ujarnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Ombudsman Angkat Bicara, Singgung Asas Praduga Tak Bersalah terhadap Kasus Hery Susanto

Aliansi.co,Jakarta- Ombudsman RI angkat bicara menyikapi kasus hukum yang menjerat Ketua Ombudsman RI, Hery Susanto Ombudsman menyinggung pentingnya asas praduga tak bersalah dan tetap berkomitmen...

Ketua Ombudsman Jadi Tersangka Korupsi Tambang Nikel, Bermula dari Keberatan Bayar PNBP 

Aliansi.co,Jakarta- Tim penyidik Kejaksaan Agung menetapkan Ketua Ombudsman RI Hery Susanto (HS) sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola usaha pertambangan nikel di...

Peras Anggota DPR Rp 300 Juta, Empat KPK Gadungan Ditangkap di Jakbar

Aliansi.co, Jakarta-Tim gabungan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama Polda Metro Jaya menangkap empat orang terduga pelaku pemerasan yang menyasar anggota DPR RI. Para pelaku ditangkap...

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi. Keduanya diketahui sempat...