Jumat, Mei 22, 2026

Urus KTP di Dukcapil Jaksel, Warga Kaget Digetok Biaya Fotokopi

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Seorang warga Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, mengaku terkejut dengan tarif fotokopi di lingkungan Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Sudin Dukcapil) Jakarta Selatan yang dianggap mencekik leher.

Warga berinisial SF (39) mengatakan, awalnya ia bersama istrinya mendatangi Kelurahan Pejaten Timur untuk mengurus penggantian KTP yang rusak.

Namun, petugas kelurahan mengarahkan mereka untuk datang langsung ke kantor Sudin Dukcapil Jakarta Selatan.

Menurut SF, penggantian KTP dengan pengambilan foto baru kini harus dilakukan di kantor Sudin Dukcapil sesuai aturan terbaru.

“Iya saya diarahkan ke Sudin Dukcapil Jaksel karena harus foto ulang. Kalau langsung cetak tanpa foto baru masih bisa di kelurahan,” kata SF kepada wartawan, Jumat (22/5).

Baca Juga :  Dewan Kota Gandeng Karang Taruna Jadi Agen Pelopor Genmasta

Sesampainya di kantor Sudin Dukcapil Jakarta Selatan, SF mengambil nomor antrean dan menjalani proses pengecekan berkas administrasi.

Petugas kemudian meminta syarat berupa KTP asli, Kartu Keluarga (KK), serta masing-masing satu lembar fotokopi dokumen tersebut.

Karena tidak membawa salinan dokumen dari rumah, SF diarahkan menuju tempat fotokopi yang berada di area basement gedung.

“Oh untuk fotokopi ada di bawah basement, ke situ aja,” ujar SF menirukan arahan petugas.

Namun saat hendak menggandakan dokumen, SF mengaku kaget lantaran tarif fotokopi hitam putih dipatok Rp5 ribu per lembar.

“Saya kaget kok bisa fotokopi atau print hitam putih selembar Rp5 ribu. Gimana kalau banyak? Ini jelas memberatkan orang yang lagi enggak punya biaya,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkot Jaksel Peringati HUT DWP dan Hari Ibu, Begini Rangkaian Acaranya

SF menilai harga tersebut jauh lebih mahal dibanding tarif fotokopi pada umumnya.

Ia menyebut di tempat lain biaya fotokopi hitam putih biasanya hanya berkisar Rp500 hingga Rp2 ribu per lembar.

“Fotokopi di luar paling mahal cuma Rp2 ribu, bahkan banyak yang cuma Rp500 sampai Rp1.000 per lembar hitam putih. Ini aneh banget,” katanya.

Karena merasa keberatan dengan tarif tersebut, SF akhirnya membatalkan rencana menggandakan dokumen dalam jumlah banyak.

Dari rencana awal mencetak empat lembar, ia memilih hanya membuat satu lembar fotokopi.

Baca Juga :  Wali Kota Jakarta Timur Ikut Jalani Pemeriksaan Kesehatan, Untuk Apa?

“Tadi saya kasih uang Rp10 ribu, kembaliannya Rp5 ribu karena akhirnya cuma jadi satu lembar,” ucapnya.

SF berharap pihak Sudin Dukcapil Jakarta Selatan dapat mengevaluasi layanan fotokopi di lingkungan kantor tersebut agar tidak membebani masyarakat yang sedang mengurus administrasi kependudukan.

“Ini sih masukan saja ya. Itu kan masih lingkungan Sudin, masa iya fotokopi semahal itu. Di tempat lain seperti Samsat saja paling mahal Rp2 ribu. Kasihan warga yang memang lagi enggak ada uang tapi harus ngurus administrasi,” pungkasnya.

Terkait hal ini, saat dihubungi Kepala Sudin Dukcapil Jakarta Selatan, Salimin, belum merespons konfirmasi wartawan.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...