Minggu, Oktober 4, 2026

Pimpinan DPR Dorong Wapres Ma’ruf Amin Berkantor di Papua, Ada Apa?

WIB

Aliansi.co, Jakarta– Pimpinan DPR RI mendorong rencana Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin yang akan berkantor di Papua.

Menurut Wakil Ketua DPR RI Lodewijk F. Paulus, dengan berkantornya Wapres di Papua akan memperpendek rantai komando dalam mengambil keputusan terkait masalah pangan dan lainnya.

“Saya pikir (berkantor di Papua) itu ide yang sangat bagus, kan di sana ada masalah tentang pangan, dampak dari perubahan cuaca. Adanya Wapres di sana bisa memotong rantai komando, chain of command-nya akan lebih pendek sehingga segera akan ada keputusan,” kata Lodewijik dalam keterangannya, Selasa (22/8/2023).

Baca Juga :  Menantu Wapres Mar'uf Amin Meninggal Dunia di Usia 51 Tahun

Lodewijk juga mengungkapkan pentingnya peran TNI Angkatan Udara dalam membantu tugas Wapres selama di Papua.

“Di sana jalur perhubungan darat sangat terbatas, artinya butuh angkutan udara. Nah angkutan udara di sana bagaimana? Bandaranya kecil-kecil. Di situlah diharapkan peran dari TNI Angkatan Udara yang punya pesawat-pesawat kecil,” ujarnya.

Saat ini, dikatakan Lodewijk, dalam upaya penanganan ketersediaan pangan di Papua, pemerintah menggunakan pesawat sedang sekelas CN 235 dan Hercules, baru dilanjutkan untuk pesawat-pesawat ringan.

Baca Juga :  Kemenang Kembali Perpanjang Pelunasan Biaya Haji 1444 H hingga 19 Mei 2023

Ia berharap pesawat N219 segera bisa diproduksi massal untuk membantu membuka jalur di Papua.

“Justru itu kita juga sangat mengharapkan pesawat kita N219 ya, itu kalau sudah bisa diproduksi saya pikir keren banget. Itu akan sangat membantu membuka terisolirnya Papua yang memang dari sisi transportasi darat itu memang susah ya,” katanya.

Baca Juga :  Prabowo Ajak Rakyat Pilih Logo HUT ke-81 RI, Ini Hadiah yang Disiapkan

Diketahui, Wapres Ma’ruf Amin diagendakan mulai berkantor di Papua pada 4 September 2023 mendatang.

Selama berkantor, Wapres akan didampingi sejumlah menteri dan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono.

 

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...