Selasa, September 29, 2026

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Istana Ungkap Alasannya

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) dan menunjuk Nanik S Deyang sebagai penggantinya.

Istana menyebut pergantian tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya penguatan kelembagaan dan peningkatan efektivitas pelaksanaan program-program prioritas nasional, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Penjelasan itu disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari dalam keterangan pers di Ruang Sidang Kabinet, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Baca Juga :  Ratusan ASN Pemkot Jaksel Serukan Ikrar Netralitas Pemilu 2024

Prasetyo mengatakan pemerintah terus melakukan evaluasi terhadap berbagai program strategis nasional, termasuk yang berada di bawah koordinasi BGN.

Menurut dia, pergantian pimpinan merupakan bagian dari langkah perbaikan organisasi agar kinerja lembaga semakin optimal.

“Pemerintah akan terus memastikan bahwa selama proses evaluasi yang terus kita laksanakan, seluruh program Badan Gizi Nasional tetap berjalan sebagaimana mestinya. Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terganggu sama sekali, dan setiap unit kerja di lingkungan Badan Gizi Nasional diharapkan tetap menjalankan tugas sesuai dengan tanggung jawab masing-masing,” ujar Prasetyo dalam keterangan persnya, dikutip Rabu (3/6/2026).

Baca Juga :  Insiden Pohon Tumbang di Pakubuwono, Sudin Pertamanan Fasilitasi Santunan Korban

Ia menegaskan, perubahan kepemimpinan di tubuh BGN tidak akan memengaruhi komitmen pemerintah dalam menjalankan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program unggulan Presiden Prabowo.

“Pemerintah sekali lagi menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan ini tidak akan mengganggu komitmen kita di dalam menjalankan program makan bergizi gratis yang dilaksanakan oleh Badan Gizi Nasional,” katanya.

Prasetyo menjelaskan, langkah pergantian pimpinan dilakukan untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan efektivitas pelaksanaan program agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara lebih luas dan tepat sasaran.

Baca Juga :  Heboh Toilet Gender Netral di Sekolah Internasional, Disdik Sebut Bukan di Jakarta

Karena itu, pemerintah berharap kepemimpinan baru di BGN dapat memperkuat kualitas pelayanan, khususnya dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang menyasar jutaan penerima manfaat di berbagai daerah.

“Semoga langkah ini menjadi awal yang baik bagi penguatan pelayanan program makan bergizi gratis agar dapat berjalan dengan sebaik-baiknya, sebagai bagian dari investasi pendidikan dan sumber daya manusia kita,” ucap Prasetyo.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...