Selasa, Agustus 18, 2026

Prabowo Minta Maaf Tak Sapa Rektor dan Guru Besar: Kalau Sebut Satu per Satu Dimarahin Panitia

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Presiden Prabowo Subianto menyampaikan permohonan maaf kepada ratusan rektor dan guru besar yang menghadiri Sarasehan Kebangsaan dalam rangka Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia di Jakarta International Convention Center (JICC), Jumat (26/6/2026).

Prabowo mengaku tidak menyebut satu per satu nama para tamu undangan karena jumlahnya sangat banyak.

Dalam sambutannya, Prabowo mengatakan permintaan maaf itu juga ditujukan kepada para menteri Kabinet Merah Putih yang hadir.

Menurutnya, panitia telah mengingatkan agar ia tidak menyebut nama seluruh tamu satu per satu.

“Saya minta maaf, saya tidak sebut satu per satu menteri Kabinet Merah Putih yang hadir, tanpa mengurangi rasa hormat, juga para rektor universitas, para guru besar. Saya juga minta maaf karena cukup banyak. Rektornya saja di sini, rektor dan pimpinan 261 orang. Jadi kalau saya sebut satu-satu, saya dimarahin oleh panitia,” kata Prabowo dilansir dari tayangan YouTube Setpres.

Baca Juga :  Tak Ada Kompromi, Platform Digital Wajib Batasi Akun Medsos Anak

Di hadapan lebih dari 2.600 akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, Prabowo mengaku merasa terhormat dapat berbicara langsung dengan para guru besar, rektor, peneliti, dan dosen dalam forum tersebut.

Menurut Prabowo, perguruan tinggi memiliki peran yang sangat penting dalam menentukan kemajuan bangsa.

Karena itu, ia menilai potensi yang dimiliki kampus harus dimanfaatkan secara maksimal untuk mendorong pembangunan nasional.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Serahkan Pesawat Airbus A400M untuk Perkuat Mobilitas Udara TNI

“Saya selalu berpendapat bahwa para guru besar adalah orang-orang yang terpintar dari sebuah negara. Jadi, kalau negara mau bangkit, negara mau maju, memang harus dimanfaatkan atau digerakkan potensi dan kemampuan dari kampus-kampus, dari universitas,” ujarnya.

Prabowo juga mengapresiasi terselenggaranya Sarasehan Kebangsaan yang mengangkat tema Strategi Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia.

Menurutnya, forum tersebut menjadi wadah penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dengan kalangan akademisi dalam merumuskan arah pembangunan nasional berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.

Baca Juga :  Dunia Pendidikan Tinggi Banyak Diterpa Masalah, Komisi X DPR: Mas Menteri Nadiem Turba Dong

Ia pun mengungkapkan kebanggaannya karena kembali dapat berdialog dengan para pimpinan perguruan tinggi dari seluruh Indonesia.

Prabowo menyebut pertemuan kali ini merupakan yang keempat sejak dirinya menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia.

“Hari ini kita bisa hadir pada acara Sarasehan Kebangsaan dengan tema Strategi Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia dalam rangka Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia. Ini adalah keempat kalinya saya sebagai Presiden Republik Indonesia. Dua kali di Istana Merdeka, satu kali di ITB,” tutur Prabowo.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...