Senin, Juni 1, 2026

Presiden FIFA Merasa Terhormat Terima Penghargaan Bintang Jasa dari Jokowi

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menganugerahkan tanda kehormatan Bintang Jasa Pratama kepada Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) Giovanni Vincenzo Infantino, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (10/11/2023).

Dalam keterangannya usai menerima penghargaan, Giovanni menyampaikan perasaan yang luar biasa atas tanda kehormatan yang dianugerahkan langsung oleh Presiden Jokowi kepadanya.

“Ini penghargaan yang luar biasa. Saya ingin menyampaikan terima kasih dari lubuk hati saya paling dalam. Ini merupakan sebuah kehormatan dan juga perasaan yang juga tentunya saya bagikan kepada seluruh komunitas sepak bola di seluruh dunia, tim sepak bola seluruh dunia, tim olahraga, dan Indonesia merupakan negara pecinta sepak bola,” tutur Giovanni dilansir dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jumat. 

Baca Juga :  Flairene Bangga Kibarkan Bendera Merah Putih saat Acara Pembukaan SEA Games Kamboja 

Di samping itu, Giovanni menyampaikan bahwa perhelatan Piala Dunia FIFA U-17 yang akan diselenggarakan pertama kali di Indonesia dapat membangun optimisme Indonesia untuk menjadi negara yang unggul dalam sepak bola, tidak hanya di Asia Tenggara, tetapi juga di Asia dan di dunia.

“Indonesia memiliki kapasitas, kemauan, semangat, dan itu yang akan menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama antara pemerintah dan federasi agar pesepakbolaan tumbuh dan meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap sepak bola di negara yang sangat indah ini,” ujar Giovanni.

Baca Juga :  Stadion Manahan jadi Lokasi Semifinal dan Final Piala Dunia U-17, FIFA Turun Cek Lokasi

Lebih lanjut, Giovanni menjelaskan pentingnya memiliki pusat pelatihan nasional secara teknis yang mendukung dalam pengembangan sepak bola Indonesia, salah satunya adalah pusat pelatihan nasional yang berada di Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Saat kita memiliki talenta seperti yang dimiliki oleh Indonesia, penting juga untuk memastikan kita memiliki pusat pelatihan teknis dalam akademi di mana para pemain muda dapat datang bersama,” tutur Giovanni.

Baca Juga :  Prabowo Mundur dari PB IPSI Usai Lima Periode Jabat Ketua Umum

“Ahli teknis terbaik kami datang dan bekerja bersama untuk melakukan latihan guna memastikan pemain terbaik dapat bermain bersama, berperan bersama, dan dapat bersinar di kancah internasional, itu proyek yang sangat penting dan didanai oleh FIFA Forward Program,” lanjutnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Polisi Gulung Jaringan Narkoba Malaysia, 32 Kg Sabu Disita di Jakarta dan Bekasi

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil menggulung sindikat peredaran narkotika jaringan internasional asal Malaysia. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti sabu...

Terungkap Penggerebekan Sindikat Judol Internasional di Jakbar, Berawal dari Laporan Warga

Aliansi.co,Jakarta- Pengungkapan sindikat perjudian online (judol) lintas negara di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas sejumlah warga negara...

Jaga Profesionalitas, Personel Polri Dilarang Live Streaming saat Bertugas

Aliansi.co, Jakarta- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan larangan bagi seluruh personelnya untuk melakukan siaran langsung (live streaming) di media sosial saat sedang menjalankan...

Bareskrim Bongkar Peredaran Narkotika Jaringan Riau, Berawal dari Penangkapan Asiong

Aliansi.co,Jakarta- Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkotika jaringan Riau. Jaringan ini terungkap berawal dari penangkapan seorang tersangka bernama Hendi alias...

Dendam Kesumat Berujung Maut, Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara

Aliansi.co,Maluku- Polisi mengungkap motif di balik penusukan yang menewaskan Agrapinus Rumatora (59) alias Nus Kei di Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku. Peristiwa berdarah itu diduga kuat...