Sabtu, Oktober 17, 2026

Presiden FIFA Merasa Terhormat Terima Penghargaan Bintang Jasa dari Jokowi

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menganugerahkan tanda kehormatan Bintang Jasa Pratama kepada Presiden Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) Giovanni Vincenzo Infantino, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (10/11/2023).

Dalam keterangannya usai menerima penghargaan, Giovanni menyampaikan perasaan yang luar biasa atas tanda kehormatan yang dianugerahkan langsung oleh Presiden Jokowi kepadanya.

“Ini penghargaan yang luar biasa. Saya ingin menyampaikan terima kasih dari lubuk hati saya paling dalam. Ini merupakan sebuah kehormatan dan juga perasaan yang juga tentunya saya bagikan kepada seluruh komunitas sepak bola di seluruh dunia, tim sepak bola seluruh dunia, tim olahraga, dan Indonesia merupakan negara pecinta sepak bola,” tutur Giovanni dilansir dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Jumat. 

Baca Juga :  Shin Tae-yong Kini Hanya Fokus Tangani Timnas Senior dan U-23

Di samping itu, Giovanni menyampaikan bahwa perhelatan Piala Dunia FIFA U-17 yang akan diselenggarakan pertama kali di Indonesia dapat membangun optimisme Indonesia untuk menjadi negara yang unggul dalam sepak bola, tidak hanya di Asia Tenggara, tetapi juga di Asia dan di dunia.

“Indonesia memiliki kapasitas, kemauan, semangat, dan itu yang akan menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama antara pemerintah dan federasi agar pesepakbolaan tumbuh dan meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap sepak bola di negara yang sangat indah ini,” ujar Giovanni.

Baca Juga :  Pecahkan Rekor Dunia Panjat Tebing, Menpora Jemput Veddriq Leonardo usai Mendarat dari Korsel

Lebih lanjut, Giovanni menjelaskan pentingnya memiliki pusat pelatihan nasional secara teknis yang mendukung dalam pengembangan sepak bola Indonesia, salah satunya adalah pusat pelatihan nasional yang berada di Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Saat kita memiliki talenta seperti yang dimiliki oleh Indonesia, penting juga untuk memastikan kita memiliki pusat pelatihan teknis dalam akademi di mana para pemain muda dapat datang bersama,” tutur Giovanni.

Baca Juga :  Raih 76 Emas SEA Games 2023, Indonesia Masih Berpeluang Pepet Thailand

“Ahli teknis terbaik kami datang dan bekerja bersama untuk melakukan latihan guna memastikan pemain terbaik dapat bermain bersama, berperan bersama, dan dapat bersinar di kancah internasional, itu proyek yang sangat penting dan didanai oleh FIFA Forward Program,” lanjutnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

BGN Buka Suara soal Penemuan Mayat di Dapur MBG

Aliansi.co,Jakarta- Badan Gizi Nasional (BGN) buka suara soal penemuan mayat yang dikaitkan dengan dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG). Hal itu disampaikan BGN menyusul beredarnya informasi...

Mutasi Besar-besaran Polri, Wakabaintelkam-Kakorlantas hingga Kapolda Berganti

Aliansi.co, Jakarta – Polri kembali melakukan mutasi besar-besaran terhadap 199 personel yang terdiri dari perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen). Sejumlah jabatan strategis mulai...

Polri Gerebek Dua Kampung Narkoba Legendaris Jakarta, 24 Orang Diamankan

Aliansi.co, Jakarta- Polri menggerebek dua kampung legendaris yang terkenal sebagai basis peredaran narkoba di Jakarta, yakni Kampung Ambon, Jakarta Barat, dan Kampung Boncos, Jumat...

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...