Rabu, Agustus 19, 2026

Ramadhan di Jakarta, Pramono Larang Ormas Sweeping Tempat Makan 

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melarang adanya aksi sweeping terhadap tempat makan selama bulan Ramadhan tahun ini.

Ia menegaskan, menjaga ketertiban dan kerukunan di Ibu Kota menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, bukan organisasi kemasyarakatan (ormas).

“Tentunya saya sebagai gubernur bertanggung jawab untuk itu dan saya tidak mengizinkan untuk ada ‘sweeping’,” kata Pramono di Gereja Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (KGPM), Sabtu (15/2).

Baca Juga :  Kerja Bakti di Waduk Lebak Bulus, Pemkot Jaksel Kerahkan 665 Personel Gabungan

Pramono menegaskan, kondusivitas Jakarta selama Ramadhan merupakan tanggung jawabnya sebagai kepala daerah.

Karena itu, ia tidak akan memberi ruang bagi aktivitas yang berpotensi menimbulkan kerawanan maupun keributan di masyarakat.

“Pokoknya hal yang menimbulkan kerawanan, keributan saya tidak izinkan. Tetapi kalau menimbulkan kenyamanan, nanti saya izinkan,” ujarnya.

Menurut Pramono, menyambut Ramadhan harus dilakukan dengan penuh kedamaian dan kerukunan.

Baca Juga :  Percepat Stop BAB Sembarangan, Wali Kota Jaksel Minta Para Lurah Lakukan Ini

Terlebih, Jakarta merupakan kota dengan mayoritas penduduk beragama Islam, sehingga suasana yang tertib dan harmonis perlu dijaga bersama.

Ia menilai momentum Ramadhan seharusnya menjadi ajang memperkuat toleransi antarumat beragama, bukan justru memunculkan persoalan sosial di tengah masyarakat.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, lanjut dia, telah menyiapkan berbagai agenda menyambut Ramadhan dan Idul Fitri agar berjalan tertib dan aman.

Baca Juga :  Pengumpulan ZIS Baru 60 Persen, Pemkot Jaksel Dorong Kejar Target Akhir Tahun

Sejumlah penguatan kegiatan keagamaan juga telah dipersiapkan untuk mendukung suasana yang kondusif.

Pramono pun berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga situasi tetap damai sehingga pelaksanaan ibadah Ramadhan di Jakarta dapat berlangsung dengan nyaman bagi semua pihak.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bareskrim Bongkar Sindikat Tambang Emas Ilegal Kelompok Dubai, Berawal dari Arahan Presiden ke Kapolri

Aliansi.co,Jakarta- Bareskrim Polri membongkar dugaan sindikat penambangan emas ilegal yang hasilnya diolah di Jakarta sebelum diduga diselundupkan ke luar negeri. Salah satu jaringan yang terungkap...

Subuh Sebelum Kampung Bahari Digerebek BNN, Warga Ungkap Fenomena Ojol Ganteng

Aliansi.co,Jakarta- Ada fenomena tak biasa yang dirasakan warga Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sebelum kawasan tersebut digerebek aparat pada Kamis (13/8/2026) pagi. Sejak waktu...

Drama Penangkapan Bos Gendut dan Kaki Tangan Gembong Narkoba Kampung Bahari

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkap operasi pemberantasan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Sejak subuh, tim gabungan BNN...

BNN Gerebek Kampung Bahari, Mercon dan Petasan Warnai Penangkapan Gembong Narkoba Bos Gendut

Aliansi.co, Jakarta — Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (13/8/2026). Operasi tersebut sempat diwarnai perlawanan dari dalam permukiman...

Heboh Temuan Ratusan Senjata Api di Sekolah, Ternyata Senapan Angin

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya meluruskan informasi terkait temuan 996 benda menyerupai senjata api di salah satu yayasan sekolah di Jakarta Selatan. Dari hasil pendalaman, hampir...