Sabtu, Juli 4, 2026

Ramadhan di Jakarta, Pramono Larang Ormas Sweeping Tempat Makan 

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melarang adanya aksi sweeping terhadap tempat makan selama bulan Ramadhan tahun ini.

Ia menegaskan, menjaga ketertiban dan kerukunan di Ibu Kota menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, bukan organisasi kemasyarakatan (ormas).

“Tentunya saya sebagai gubernur bertanggung jawab untuk itu dan saya tidak mengizinkan untuk ada ‘sweeping’,” kata Pramono di Gereja Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (KGPM), Sabtu (15/2).

Baca Juga :  Pramono Lantik 884 Pejabat Eselon, Camat Kebayoran Baru Dimutasi Jadi Asisten Jaksel

Pramono menegaskan, kondusivitas Jakarta selama Ramadhan merupakan tanggung jawabnya sebagai kepala daerah.

Karena itu, ia tidak akan memberi ruang bagi aktivitas yang berpotensi menimbulkan kerawanan maupun keributan di masyarakat.

“Pokoknya hal yang menimbulkan kerawanan, keributan saya tidak izinkan. Tetapi kalau menimbulkan kenyamanan, nanti saya izinkan,” ujarnya.

Menurut Pramono, menyambut Ramadhan harus dilakukan dengan penuh kedamaian dan kerukunan.

Baca Juga :  Kisah Sumarni Pemenang Hadiah Mobil Fun Walk Jaksel, Sempat Jual Motor Demi Kuliah Anak

Terlebih, Jakarta merupakan kota dengan mayoritas penduduk beragama Islam, sehingga suasana yang tertib dan harmonis perlu dijaga bersama.

Ia menilai momentum Ramadhan seharusnya menjadi ajang memperkuat toleransi antarumat beragama, bukan justru memunculkan persoalan sosial di tengah masyarakat.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, lanjut dia, telah menyiapkan berbagai agenda menyambut Ramadhan dan Idul Fitri agar berjalan tertib dan aman.

Baca Juga :  Taman Langsat Berubah jadi Tempat Mesum, Begini Fakta Sebenarnya

Sejumlah penguatan kegiatan keagamaan juga telah dipersiapkan untuk mendukung suasana yang kondusif.

Pramono pun berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga situasi tetap damai sehingga pelaksanaan ibadah Ramadhan di Jakarta dapat berlangsung dengan nyaman bagi semua pihak.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...