Rabu, Juli 29, 2026

Percepat Stop BAB Sembarangan, Wali Kota Jaksel Minta Para Lurah Lakukan Ini

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Wali Kota Jakarta Selatan Munjirin mengajak jajarannya berkomitmen mengatasi permasalahan sanitasi untuk mencapai Open Defecation Free (ODF) atau Bebas Buang Air Besar Sembarangan.

Munjirin meminta kepada para lurah segera melakukan mapping dan berkoordinasi dengan unit kerja terkait untuk percepatan program stop Buang Air Besar (BAB) sembarangan.

Hal itu disampaikan Munjirin saat membuka rapat Pembinaan Kota Sehat Tahun 2024 untuk Percepatan Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS) di Kantor Walikota Jakarta Selatan, Rabu (19/10/2024).

Baca Juga :  Lantik 10 Anggota Dewan Kota Jaksel, Munjirin: Bina Hubungan Baik dengan Warga

“Harapan saya para lurah segera melakukan mapping dan berkoordinasi dengan Puskesmas dan unit terkait serta masyarakat. Selanjutnya ada komitmen untuk mengatasi permasalahan sanitasi (ODF) di wilayahnya,” kata Munjirin.

Munjirin menyampaikan bahwa saat ini baru 10 kelurahan atau 15,38 persen dari 65 kelurahan di Jakarta Selatan yang mencapai Open Defecation Free (ODF) atau Bebas Buang Air Besar Sembarangan.

Baca Juga :  Peringati Hari Otda ke-29, Wali Kota Jaksel Ungkap Hubungan Pemda dan Pemerintah Pusat Menuju 2045

Sedangkan, lanjut Munjirin, syarat untuk mengikuti penilaian kabupaten/kota sehat harus mencapai 80 persen kelurahan ODF.

“Itu ada kategori swastisaba padapa, wiwerda dan wistara, dan ini minimal harus 90 persen kelurahan ODF,” ujarnya.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kota Jakarta Selatan, Khabib Asyngari, menjelaskan, tujuan kegiatan Pembinaan Kota Sehat Tahun 2024 ini adalah untuk percepatan stop buang air besar sembarangan, guna menuju kota sehat dengan menjalankan sembilan indikator tatanan kota sehat.

Baca Juga :  Wali Kota Jaksel Imbau Jajaran Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Hujan

“Untuk peserta hari ini sebanyak 100 orang terdiri dari OPD terkait, lurah dan camat, Puskesmas dan forum kota sehat,” terangnya.

Khabib menekankan, dalam menunjang program kota sehat tersebut, diperlukan sinkronisasi dan harmonisasi program- program kegiatan OPD yang ada di wilayah Jakarta Selatan.

“Mudah-mudahan dengan kerja keras dan kerja sama yang baik ini, kota sehat nantinya dapar kita capai dengan mudah,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Geger Polisi Narkoba Polres Tangsel Ditangkap, Polri Janji Proses Hukum Tanpa Tebang Pilih

Aliansi.co, Jakarta – Penangkapan Kepala Satuan (Kasat) Narkoba Polres Tangerang Selatan (Tangsel) AKP Pardiman bersama enam anggotanya menggegerkan publik. Menyikapi kasus tersebut, Polri menegaskan tidak...

Bukan karena Nasi Uduk, Polisi Ungkap Pemicu di Balik Bentrokan Maut di Menteng

Aliansi.co,Jakarta- Polisi mengungkap fakta di balik bentrokan maut yang terjadi di kawasan Matraman hingga Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026). Peristiwa yang menewaskan seorang...

MA Kabulkan Kasasi Advokat Noverizky dalam Perkara Melawan Kedubes Arab Saudi

Aliansi.co, Jakarta- Mahkamah Agung (MA) mengabulkan permohonan kasasi yang diajukan advokat Noverizky Tri Putra dalam perkara perdata melawan Kedutaan Besar Arab Saudi terkait sengketa...

Viral Pengacara Muda Tewas Jatuh dari Lantai 46 Apartemen, Polisi Ungkap Kronologi

Aliansi.co,Jakarta- Kabar meninggalnya pengacara muda Rocky Martin Napitupulu (28) menjadi perhatian publik setelah beredar luas di media sosial. Rocky ditemukan tewas usai diduga terjatuh dari...

Terungkap Kadar Emas 74 Kg yang Disita Polisi dari Rumah Eks Jampidsus, Valas Bagaimana?

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap hasil pemeriksaan terhadap barang bukti yang disita dalam kasus dugaan korupsi, tindak pidana pencucian uang (TPPU), hingga suap perkara...