Sabtu, Juli 4, 2026

Rea Wiradinata Bantah Ajukan Damai, Noverizky: Dia Bohong, Saya Pegang Proposal Damai dari Dia

WIB

Aliansi.co, Jakarta– Pengacara Noverizky Tri Putra Pasaribu mengaku tidak takut dengan gertakan dari selebgram Rea Wiradinata yang akan melaporkan dirinya ke polisi

Justru, dia tergelak lucu melihat kemarahan Rea lantaran dia mengungkap fakta utang Rea.

“Saya tertawa membaca pernyataan Rea di media yang akan lapor polisi karena merasa nama baiknya tercemar ketika ditagih utang. Dimana-mana orang punya utang itu berusaha buat membayar, bukan malah marah-marah saat ditagih,” ungkap Noverizky melalui pernyataan tertulisnya di Jakarta, Minggu (4/2/2024).

Sebelumnya, Rea membantah bahwa dirinya punya utang kepada Nove. Dia juga membantah telah mengajukan permohonan damai pada sidang PKPU di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat.

Baca Juga :  Utang Dibayar Lunas, Wulan Guritno Cabut Gugatan dan Berdamai dengan Mantan Pacar

Padahal, menurut Nove, sidang PKPU telah memenangkan dirinya.

Bahkan, kata Nove, pada sidang terakhir, Rea mengajukan proposal damai yang berisi komitmen akan membayar utang-utangnya kepada dirinya.

“PKPU atas Rea telah dikabulkan. Perjanjian perdamaian telah disampaikan di muka pengadilan. Utang telah diakui dan akan dibayarkan oleh Rea. Kebohongan apa lagi yang mau diberitahu Rea ke masyarakat? Kasihan masyarakat Cianjur,” ungkap Nove.

Sekadar informasi, Rea sendiri diketahui saat ini menjadi calon legislatif di kampung halamannya, Cianjur.

Nove menduga Rea sudah kehabisan akal untuk menyangkal bahwa uang Rp2,5 miliar yang dikirim dirinya bersama Arif Budiman adalah uang pinjaman.

Baca Juga :  Masuk Daftar Female Disc Jockey Terbaik Asia, DJ Vera V Kenyang dengan Gombalan dan Modus

“Semua buktinya saya pegang. Ada surat pinjam-meminjamnya. Pengadilan Niaga juga sudah memenangkan saya. Dia juga sudah menyampaikan proposal perdamaian yang isinya bersedia membayar utang. Sekarang dia sudah kehabisan akal sehingga bisanya cuma menyerang saya dengan tuduhan pansos,” kata Nove.

Di sisi lain, Nove menganggap Rea tidak kooperatif karena tidak pernah berusaha menjalin komunikasi dengannya.

“Dia yang awalnya nyerang dan memfitnah saya di media. Sekarang malah playing victim kelimpungan sendiri ketika saya sampaikan fakta yang sebenarnya,” imbuh Nove.

Nove pun menegaskan bahwa dirinya tidak takut dengan ancaman dari Rea yang akan melaporkannya ke polisi.

Baca Juga :  Artis Karenina Ditangkap Polisi di Rumahnya, Urine Positif Konsumsi Ganja

“Nah, laporan saya terhadap dia di Polres Jaksel saja masih jalan. Apalagi saya punya bukti baru yakni pengakuan langsung dari Dato Sri Mohd Shaheen asal Malaysia di pengadilan setempat yang menyatakan bahwa uang Rp6,4 miliar itu adalah fee pendampingan hukum, bukan titipan bisnis.”

“Yang blunder sekarang kan Rea. Dulu bilang uang itu adalah titipan bisnis, sekarang dia mengakui bahwa uang itu fee pendampingan hukum dari Dato Shaheen kepada saya. Itulah mengapa saya bilang Rea kehabisan akal. Seutas jerami pun dia pegang asal tidak tenggelam,” tandas Nove.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...