Sabtu, Juli 4, 2026

Sepi Pengunjung, Lokbin Pasar Minggu Bakal Direvitalisasi Bertahap

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Kasudin Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Perdagangan (UMKMP) Kota Administrasi Jakarta Selatan, Djaharudin, melakukan monitoring kondisi sarana dan prasarana (sarpras) di Lokasi Binaan (Lokbin) PKL Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Dalam peninjauan tersebut, Djaharudin mencatat sejumlah kondisi yang perlu segera dibenahi, mulai dari penataan pedagang hingga revitalisasi area Lokbin yang kini dinilai tidak optimal.

“Kami sudah menginventarisasi beberapa catatan penting terkait kondisi sarpras di Lokbin Pasar Minggu. Seluruh temuan ini akan segera kami koordinasikan dengan pihak terkait untuk memastikan penataannya bisa dilakukan secara bertahap dan terarah,” ujar Djaharudin, Rabu (26/11/2025).

Baca Juga :  Kebakaran Glodok Plaza, Pengunjung dan Karyawan Diskotek Banyak Terjebak

Salah satu yang menjadi perhatian Djaharudin adalah semakin berkurangnya jumlah pedagang yang berjualan di dalam kios resmi Lokbin.

Banyak kios tampak kosong karena ditinggalkan pedagang, sementara aktivitas justru beralih ke area luar Lokbin.

“Dulunya Lokbin ini cukup ramai oleh pedagang yang berjualan di kios. Namun sekarang banyak yang kosong. Banyak pedagang memilih berdagang di luar, seperti di jalur masuk atau bahkan di badan jalan. Ini membuat kondisi semakin tidak tertata dan berpengaruh pada omzet mereka sendiri,” jelasnya.

Menurutnya, keputusan pedagang untuk keluar dari kios dipicu rendahnya jumlah pengunjung di dalam area Lokbin.

Baca Juga :  Besok Puncak HUT Jakarta di HI, Begini Rekayasa Lalin Dishub DKI

Selain itu, lokasi Lokbin dianggap kurang strategis karena berada di area pojok sehingga tidak banyak masyarakat yang mengetahui keberadaannya.

“Letaknya yang kurang terlihat membuat banyak warga tidak menyadari bahwa di sini ada Lokbin. Dampaknya, pengunjung sepi, pedagang pun mencari titik yang lebih ramai. Ini salah satu tantangan besar yang harus segera kita atasi,” kata Djaharudin.

Untuk itu, pihaknya menegaskan akan mendorong adanya penataan ulang pedagang kaki lima (PKL) di sekitar Lokbin, agar persaingan antara PKL dan pedagang resmi yang memiliki kios dapat diminimalisir.

Baca Juga :  Kapolda Metro Ingatkan Tidak Ada Negosiasi hingga 86 dalam Operasi Patuh Jaya 2023

“Kami ingin memastikan pedagang di dalam Lokbin tetap memiliki peluang usaha yang layak. Jika PKL bebas membuka lapak di jalur masuk, otomatis pengunjung tidak lagi masuk ke area dalam. Karena itu, upaya penataan ulang harus dilakukan,” tegas mantan Camat Cilandak ini.

Djaharudin menambahkan bahwa tantangan penataan ini memerlukan kolaborasi lintas sektor, termasuk pengelola pasar, aparat wilayah, serta pendamping UMKM.

“Penataan ini tidak bisa dilakukan sendiri. Diperlukan koordinasi dan kesepahaman agar penataan berjalan efektif dan memberi dampak bagi pedagang maupun masyarakat. Ini menjadi tugas kita bersama,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...

Kode BC1 Terbongkar di Sidang Tipikor, Jaksa Sebut Jatah Rp21 Miliar untuk Dirjen Bea Cukai

Aliansi.co,Jakarta- Kode BC1 yang diduga merujuk kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, terungkap dalam sidang dugaan suap importasi barang di Direktorat...

Sidang Suap Bea Cukai, Nama Sejumlah Direktur Disebut dalam Kesaksian Terdakwa dan Saksi

Aliansi.co,Jakarta- Nama sejumlah pejabat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai kembali mencuat dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan impor yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo,...

Anggota Brimob Dikeroyok dan Dibacok Debt Collector, Baru Dua Pelaku Ditangkap

Aliansi.co, Banten- Polda Banten menangkap dua debt collector yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan pembacokan terhadap dua anggota Satuan Brimob Polda Banten saat...