Rabu, Juli 8, 2026

SGY Bocorkan Kisi-kisi Dugaan Pelanggaran Reklame di Jakarta, Janji Ungkap dengan Data

WIB

Aliansi.co,Jakarta – Pengamat Kebijakan Publik Sugiyanto Emik mengaku tengah menyiapkan kajian mendalam mengenai berbagai dugaan pelanggaran dalam penyelenggaraan industri reklame di Jakarta.

Kajian tersebut, kata dia, akan mengungkap berbagai persoalan berdasarkan data dan fakta lapangan.

“Kita ungkap dengan data. Kita punya jaringan, punya teman-teman. Kita juga akan mengungkap persoalan videotron maupun tiang reklame,” kata Sugiyanto dalam keterangan tertulisnya, Rabu (8/6/2026).

Menurutnya, industri reklame memiliki kontribusi besar terhadap aktivitas ekonomi sekaligus menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) DKI Jakarta.

Baca Juga :  Soal Tempat Hiburan di Senopati Disegel Bareskrim, Heru Budi: Secara Otomatis Izin Dicabut

Namun, di balik potensi tersebut, masih terdapat berbagai persoalan yang dinilai perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah.

Sugiyanto mengatakan, salah satu isu yang akan dibeberkannya adalah dugaan masih banyaknya reklame dan baliho yang belum mengantongi izin sesuai ketentuan.

Selain itu, pria berkacamata yang akrab disapa SGY, itu juga akan menyoroti konstruksi reklame yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat apabila tidak memenuhi standar teknis.

“Masih banyak persoalan yang perlu dibenahi, mulai dari aspek perizinan, keselamatan konstruksi hingga pelanggaran tata ruang yang berdampak pada hak publik atas ruang kota,” ujarnya.

Baca Juga :  Pendapatan Jeblok, DPRD DKI Sentil Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan saat Rapat LKPJ

Tak hanya itu, SGY juga akan mengulas tarif pajak reklame yang saat ini mencapai 25 persen dan dinilai berpengaruh terhadap iklim usaha.

Ia menilai distribusi titik reklame di Jakarta juga belum merata karena masih terpusat di kawasan tertentu sehingga berpotensi menimbulkan kelebihan pasokan pada lokasi-lokasi strategis.

“Ini berpotensi menyebabkan hilangnya penerimaan daerah karena adanya pembiaran reklame yang melanggar aturan,” ujarnya.

Dalam kajiannya nanti, SGY juga akan membahas dugaan pelanggaran pemasangan reklame pada berbagai fasilitas publik, seperti tiang, jembatan penyeberangan orang (JPO), halte, media luar ruang milik pemerintah hingga aset daerah lainnya.

Baca Juga :  Lantik 10 Anggota Dewan Kota Jaksel, Munjirin: Bina Hubungan Baik dengan Warga

Ia pun menyinggung peran pengawasan yang dilakukan Satpol PP, Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPAD), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan (Citata), dan Inspektorat yang dinilainya belum optimal.

“Persoalan utama bukan  pada banyaknya jumlah reklame yang berdiri, melainkan lemahnya pengendalian dan belum optimalnya pengawasan serta belum konsistennya penegakan regulasi,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Tiga Polisi Gugur Diserang Gembong Narkoba, Kapolri Beri Kenaikan Pangkat Anumerta

Aliansi.co, Jakarta- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Anumerta kepada tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan yang gugur saat menjalankan...

Bang Jago di Jagakarsa Positif Narkoba, Dalih Pukul Orang karena Dengar “Bisikan”

Aliansi.co,Jakarta – Polisi mengungkap fakta baru dalam kasus pemukulan yang dilakukan FRS (37), pengendara Kawasaki Ninja RR yang videonya viral setelah menampar seorang pemotor...

“Video Call Bokap Lu”, Bang Jago Pengendara Ninja Ditangkap Polisi

Aliansi.co,Jakarta- Pengendara Kawasaki Ninja RR yang viral karena melakukan aksi pemukulan terhadap pengendara motor lain di Jalan Moch. Kahfi II, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya...

Penggerebekan Kampung Narkoba di Kalteng Berujung Maut, Satu Polisi Gugur dan Dua Personel Hilang

Aliansi.co,Jakarta- Operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, berakhir tragis. Seorang anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur setelah diserang...

Dari Kertas hingga Emboss, Begini Proses Pemeriksaan Ijazah Jokowi oleh Polda Metro

Aliansi.co,Jakarta- Polda Metro Jaya mengungkap proses pemeriksaan forensik terhadap ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam penyidikan kasus tudingan ijazah palsu yang menjerat...