İstanbul escort bayan Adana Escort bayan

Sabtu, April 5, 2025

Siapkan Personil Khusus Pengamanan KTT ASEAN, Begini Arahan Kepala Satpol PP DKI kepada Anggotanya

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin memberikan pengarahan kepada personil khusus dan tim Unit Reaksi Cepat (URC) yang dipersiapkan mengamankan pelaksanaan KTT ASEAN di Jakarta.

Sebagai penegak perda ketertiban umum, Arifin menghimbau anggota Satpol PP bersikap humanis namun tegas dalam bertindak.

“Saya ingatkan jalankan tugas secara profesional dan terukur. Humanis tetapi tegas dalam bertindak,” kata Arifin di Jakarta Selatan, Senin (22/5/2023).

Tim URC Satpol PP Jakarta Selatan yang dibentuk, dipersiapkan untuk menjaga dan mengantisipasi gangguan ketertiban umum.

Baca Juga :  Wali Kota Jaksel Bangga Program Satpol PP Goes to School Diterima Pelajar

Tim khusus ini dibekali kendaraan operasional untuk melakukan patroli di kawasan rawan gangguan ketentraman dan ketertiban umum (trantibum).

Arifin pun meminta agar kendaraan operasional tersebut dijaga dan dirawat dengan baik.

“Dengan kesiapan sarana dan prasarana pendukung ini, saya harap tugas yang diberikan juga bisa lebih berhasil. Jaga dan rawat dengan baik sarana ini, ” kata Arifin.

Sementara, Kepala Satpol PP Jakarta Selatan Nanto Dwi Subekti mengatakan tim URC motor yang telah dibentuk melibatkan 60 personil khusus.

Baca Juga :  DPRD DKI Kecewa Perumda Pasar Jaya Lemah Serap Suntikan PMD

Tim URC motor ini ditugaskan membantu pengamanan zona KTT ASEAN di Jakarta.

Selain itu, kata Nanto, personil juga ditempatkan di tenda posko penjagaan di perempatan lampu merah yang dilintasi delegasi KTT ASEAN di wilayah Jakarta Selatan.

“Tiap kecamatan kita dirikan posko penjagaan. Tim URC motor kita fokuskan patroli di 30 titik,” kata Nanto.

Nanto mengatakan, personil URC motor tersebut melakukan patroli dari pukul 08.00-21.00 WIB setiap harinya.

“Tiap kecamatan tiga tim URC motor dengan kekuatan enam personil. Selain pengamanan KTT ASEAN, kehadiran URC motor kita harapkan bisa merespon gangguan maupun pelanggaran ketertiban umum lebih dini,” kata Nanto.

Baca Juga :  Baznas Bazis Jaktim Cari 150 Warga Bertato, Untuk Apa?

Selain itu, tim URC dan personil Satpol PP juga difokuskan berjaga pada tenda posko yang didirikan di kawasan zona unggulan pelaksanaan KTT ASEAN

“Meja dan kursi dan perlengkapan lainnya kita siapkan di tenda-tenda posko penjagaan. Tidak hanya di zona kawasan unggulan, tenda posko juga kita dirikan di seluruh wilayah kecamatan,” tandas Nanto.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Bareskrim Tangkap 2 WN Cina Kasus Penipuan Berkedok Fake BTS

Aliansi.co, JAKARTA- Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri mengungkap sindikat kejahatan siber internasional yang memanfaatkan teknologi fake BTS untuk menyebarkan SMS phishing secara ilegal. Dua...

Selidiki Teror Kepala Babi dan Tikus, Polisi Cek CCTV Kantor Tempo

Aliansi.co, JAKARTA- Bareskrim Polri bersama Polda Metro Jaya melakukan pengecekan Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait dugaan teror pengiriman paket kepala babi dan tikus di...

Kapolri Perintahkan Kabareskrim Usut Teror Paket Kepala Babi-Tikus di Kantor Tempo 

Aliansi.co, MEDAN- Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo angkat bicara terkait aksi teror terhadap Tempo. Teror tersebut sebelumnya telah dilaporkan Pemimpin Redaksi Tempo ke Bareskrim...

Terungkap Sosok Wanita yang Rekam Aksi Jagoan Cikiwul, Turut Lontarkan Ancaman

Aliansi.co, BEKASI- Terungkap ada sosok wanita yang turut bersama anggota ormas bernama Suhada melakukan aksi pemalakan di pabrik plastik Bantargebang, Bekasi. Selain merekam aksi Suhada, wanita...

Bareskrim Tetapkan 1 Tersangka Kasus TPPO WNI di Myanmar, Sempat Nyaru Rombongan Pulang

Aliansi.co, Jakarta- Bareskrim Polri menetapkan satu orang tersangka terkait dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) terhadap 699 warga negara Indonesia (WNI) yang telah dipulangkan...