Jumat, April 3, 2026

Sosok Dua Terduga Pelaku Mutilasi dalam Freezer, Terungkap Usai Kabur ke Majalengka

WIB

Aliansi.co,Jakarta- Polisi akhirnya mengungkap identitas dua terduga pelaku dalam kasus pembunuhan disertai mutilasi yang jasadnya ditemukan di dalam freezer di Kabupaten Bekasi.

Keduanya diketahui sempat melarikan diri hingga ke Majalengka, Jawa Barat, sebelum akhirnya ditangkap aparat.

Kasus ini bermula dari penemuan jasad seorang karyawan kios ayam geprek di Perumahan Mega Regency, Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, yang menggegerkan warga.

Baca Juga :  Propam Polri Periksa 18 Polisi Terduga Pemeras Penonton Konser DWP

Penyelidikan pun mengarah pada dua sosok yang merupakan rekan kerja korban sendiri.

Kedua terduga pelaku diketahui berinisial Saman alias S dan Aksa alias DS alias ANS.

Mereka diduga kuat terlibat dalam pembunuhan tersebut, meski hingga kini motifnya masih belum dipastikan.

Setelah kejadian, keduanya sempat menghilang dan diduga membawa kabur sejumlah barang milik pemilik kios.

Baca Juga :  Pelaku Penembakan Pengusaha Rental Ditangkap, Ternyata Bukan Anggota TNI AU

Pelarian mereka berakhir setelah Tim Subdirektorat Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya berhasil melacak keberadaan mereka di wilayah Majalengka.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim, membenarkan penangkapan tersebut.

“Sudah, dua orang pelakunya sudah kita tangkap,” ujar Abdul Rahim saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (29/3/2026).

Ia menjelaskan, kedua terduga pelaku diamankan di Majalengka setelah sebelumnya melarikan diri dari lokasi kejadian.

Baca Juga :  Bareskrim Polri Gulung Jaringan Narkotika di Sulsel, Sabu 80 Kg Disita

Namun demikian, pihak kepolisian belum merinci kronologi penangkapan maupun peran masing-masing pelaku dalam aksi keji tersebut.

Polisi juga masih mendalami motif pembunuhan, apakah berkaitan dengan persoalan pribadi, ekonomi, atau konflik internal di tempat kerja.

“Untuk motif masih dalam pendalaman, nanti akan kami sampaikan secara lengkap setelah penyidikan selesai,” tambahnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

DPR Soroti Kasus Videografer Karo Amsal Sitepu, Singgung Keadilan Substantif

Aliansi.co, Jakarta- Komisi III DPR RI mendesak aparat penegak hukum mengedepankan keadilan substantif dalam penanganan kasus videografer asal Karo, Amsal Christy Sitepu, yang tengah...

Pelarian Dua Pelaku Kasus Mayat dalam Freezer Berakhir di Majalengka

Aliansi.co, Jakarta- Pelarian dua pelaku kasus penemuan mayat dalam freezer di Kabupaten Bekasi akhirnya berakhir di Majalengka, Jawa Barat. Keduanya berhasil ditangkap oleh Tim Subdit...

Dilaporkan ke Polda, Dugaan Transaksi Fiktif Fasilitas Kredit di Medan Diadukan hingga OJK

Aliansi.co-Jakarta- PT Toba Surimi Industries (PT TSI) melaporkan dugaan penarikan dana fiktif senilai Rp124,4 miliar dari fasilitas kredit modal kerja (KMK) miliknya ke Polda...

Aktivis KontraS Disiram Air Keras di Salemba, Polisi Turun Selidiki Motif OTK

Aliansi.co, Jakarta- Polisi menyelidiki kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus (AY) di kawasan...

Peran “Bos Aceh” Terbongkar di Balik Peredaran 1,5 Kg Sabu Jaringan Ko Erwin

Alianis.co, Jakarta- Peran sosok yang dikenal dengan sebutan “Bos Aceh” mulai terkuak dalam pusaran kasus peredaran 1,5 kilogram sabu jaringan Erwin Iskandar alias Ko...