Sabtu, Oktober 3, 2026

Tekan Polusi, Pramono dan Wali Kota Jaktim Tanam Pohon di Kawasan Industri Cakung 

WIB

Aliansi.co, Jakarta- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menanam 163 pohon di kawasan industri Cakung, Jakarta Timur.

Didampingi Wali Kota Jakarta Timur (Jaktim) Munjirin, Pramono secara simbolis menanam puluhan pohon di sepanjang Jalan Bekasi Raya, Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, pada Selasa (27/5/2025).

Adapun jenis pohon yang ditanam meliputi 103 Tabebuya Kuning (Tabebuia chrysantha), 40 Jatimas (Cordia sebestena), 10 Buni (Antidesma bunius), dan 10 Salam (Syzygium polyanthum).

“Beberapa kali saya menyampaikan pentingnya membuat Jakarta lebih hijau, sehingga kami dorong untuk menanam pohon-pohon yang mudah tumbuh. Maka hari ini, kami menanam pohon buni, salam, tabebuya, dan lainnya,” kata Pramono kepada wartawan, Selasa.

Baca Juga :  Gubernur Pramono Anung Lantik Uus Kuswanto sebagai Sekda DKI Jakarta

Pramono mengatakan, Jakarta masih menghadapi masalah kualitas udara, terutama di wilayah padat industri dan lalu lintas seperti Cakung, yang berdampak negatif terhadap kesehatan.

Oleh karena itu, diperlukan ruang hijau dan daya serap tanah untuk memperbaiki lingkungan sekaligus menghadapi perubahan iklim.

“Saya juga minta Dinas Pertamanan dan Hutan Kota untuk menyediakan air bersih,” ujar Gubernur Pramono kepada Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, Fajar Sauri.

Baca Juga :  Urus KTP di Dukcapil Jaksel, Warga Kaget Digetok Biaya Fotokopi

Pramono berharap penanaman pohon ini dapat mengurangi polusi udara, menurunkan suhu hingga 2–5°C, serta mengurangi genangan air melalui peningkatan daya serap tanah.

Tak hanya itu, pohon juga mendukung keanekaragaman hayati sebagai sumber makanan bagi burung dan serangga, mempercantik kota, hingga menyediakan ruang rekreasi bagi warga.

“Khusus di kawasan ini, penataan dilakukan dengan mengusung konsep Ecological Space, seperti tampungan air hujan (water harvesting) dan taman resapan (rain garden), serta Urban Space yang mencakup ruang publik untuk mendukung transportasi terpadu dan aktivitas masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Lepas Mudik Gratis, Pramono Soroti Jumlah Peserta Naik 34 Persen

Ia juga menginstruksikan pembangunan fasilitas bermain anak sebagai wadah interaksi sosial untuk menikmati ruang terbuka hijau.

“Satu hal lagi yang menjadi perhatian kami adalah pemenuhan kebutuhan tempat bermain anak. Hal seperti ini memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk bermain,” tandasnya.

Artikel Terkait

Berita Terpopuler

Lampiaskan Nafsu, Bu Guru Agama Ajak Siswanya Hubungan Badan, 2 Tahun Ketagihan 

Aliansi.co, Grobogan- Bu guru agama salah satu SMP di Grobogan, Jawa Tengah, dilaporkan ke polisi karena kasus pencabulan terhadap seorang siswanya. Guru perempuan inisial ST...

Berita Hukum

Terseret Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Bupati Gowa Dijerat Pasal Berlapis

Aliansi.co, Jakarta – Bupati Gowa, HT, ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa pemerasan dan/atau pungutan liar serta gratifikasi terkait pengurusan...

Kasus Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg, Komisi III DPR Minta Polisi Transparan dan Profesional

Aliansi.co, Jakarta – Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding, menyoroti dugaan intimidasi dalam pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) Mauk...

Bareskrim Gerebek Gudang LPG Oplosan di Tangerang Selatan, 910 Tabung Disita

Aliansi.co, Tangerang Selatan – Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri menggerebek dua lokasi yang diduga menjadi tempat pengoplosan LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi...

KPK Soroti Pengelolaan APBD Pemkab Karawang, Termasuk Pokir DPRD

Aliansi.co,Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, termasuk pengelolaan pokok-pokok pikiran (pokir)...

Akhir Pelarian Tersangka Penipuan Rp37 Miliar, Ditangkap Usai Buron 3 Tahun

Aliansi.co,Jakarta- Pelarian tersangka kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan kerugian mencapai Rp37,4 miliar, Erick Soedjasa, akhirnya berakhir setelah hampir tiga tahun menjadi buronan. Erick ditangkap...